, ,

    Fahmi Al-Ayyubi sosok pemain sepakbola Indonesia berikutnya dengan talenta B selain Febri Haryadi yang nantinya siap untuk menjadi penopang kemajuan persepakbolaan tanah air, terlebih timnas. Bagaimana tidak, diusianya yang terbilang masih mudah ia sudah berhasil membuat para penikmat Gojek Traveloka Liga 1 terpesona oleh aksinya di lapangan bersama Persela Lamongan. Bahkan ia sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik minggu ini di kompetisi yang baru saja dimulai tersebut.

    Fahmi Al-Ayyubi mengawali karir juniornya di Indonesian Football Academy  atau IFA pada tahun 2012. Hanya 1 tahun saja menjajaki karirnya di IFA, klub Perseba Bangkalan tertarik mendatangkan pemain berbakat ini. Sayangnya, disini juga ia hanya mengarungi perjalanan karir sepakbola selama 1 tahun saja. Berulah di klub berikutnya Fahmi Al-Ayyubi mampu bertahan lebih dari 1 tahun bersama klub Laga FC. Berikut biodata Fahmi Al-Ayyubi selengkapnya versi Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia :

    Fahmi Al-Ayyubi
    Nama lengkap : Mohammad Fahmi Al-Ayyubi
    Tempat dan tanggal lahir : Pasuruan, 21 desember 1995
    Tinggi : 172
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 77
    Warga negara : Indonesia

    Pada pagelaran kompetisi persepakbolaan tanah air yang telah lama vakum dan kini bergulir kembali berkat kerjasama dengan Gojek dan Traveloka, Fahmi Al-Ayyubi adalah sosok yang paling banyak mencuri perhatian bersama klub Persela Lamongan. Bukan tanpa alasan, berbagai skill yang memukau kerap ia perlihatkan kepada setiap penikmat Liga 1 di tanah air. Selain itu, penampilan gaya rambut Fahmi Al-Ayyubi juga cukup menarik mata yang melihatnya.

    Setelah bergulir dalam beberapa laga, Fahmi Al-Ayyubi terpilih sebagai pemain terbaik Gojek Traveloka Liga 1 mengalahkan Slamet Nurcahyo dan Made Wardana versi redaksi Goal Indonesia.

    Kecepatan dan positioning seorang penyerang Fahmi Al-Ayyubi tidak perlu diragukan lagi. Ia kerap kali merepotkan bagian pertahanan lawan dan menjadi gol penentu kemenangan klub yang kini masuk dalam deretan klub terbaik di tanah air bersama PSM Makassar, Madura United, Bali United, PS TNI, dan Borneo FC. Bahkan untuk penampilan yang baru saja ia perlihatkan ke khalayak penikmat bola tanah air kini Fahmi Al-Ayyubi telah masuk dalam bandrol harga pemain situs transfermarkt.com dengan harga kisaran 125 th. Euro untuk update 31 mei 2017. Nilai ini dipastikan akan terus bertambah seiring dengan kegemilangan Famhi Al-Ayyubi di Liga 1.

    , ,

    Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia BLOG kali ini tertarik untuk mengangkat biodata sosok lapangan hijau yang masih dalam usia muda, bibit baru yang dapat diharapkan memajukan persepakbolaan tanah air kedepannya. Ia adalah Febri Haryadi...

    Febri, merupakan pesepakbola jebolan SSB PRO UNI Bandung yang digadang-gadang akan menjadi bintang untuk para Bobotoh, sebutan nama fans klub sepakbola asal kota kembang ini. Sejak dini ia sudah dilatih dan dipersiapkan untuk masa depan Persib Bandung kedepannya. Awalnya adalah ketika Persib meminangnya pada tahun 2012 untuk masuk dalam tim U-21. Setelah itu puncaknya dari segalanya adalah ketika Persib mengikutsertakannya di Pon Jabar tahun 2016. Pada tahun yang sama setelah kejuaraan itu, Febri Haryadi dipercaya masuk dalam skuad tim senior Persib. Berikut Biodata Febri Haryadi selengkapnya :

    Febri Haryadi
    Nama lengkap : Febri Haryadi
    Tempat dan tanggal lahir : Bandung, 19 februari 1996
    Tinggi : 1.70 m (5 ft 7 in)
    Posisi : Gelandang
    Nomor punggung : 13
    Warga negara : Indonesia

    Dengan postur tubuh ideal yang dimiliki pemain muda ini, ia didaulat mampu menggantikan posisi Cipto Junaedy atau Tony Sucipto untuk waktu yang akan datang. Atau bila mungkin menggantikan posisi gelandang pengangkut air Hariono. Ya, hal ini bukan tidak mungkin. Sejauh ini saja ia telah bermain sebanyak 14 kali dan berhasil menyumbangkan 3 gol untuk tim senior Persib. Ini jadi rekor yang bagus untuk kategori pemain muda dan baru saja masuk dalam skuad senior.

    Sampai saat ini sudah banyak media yang menjadikan Febri Haryadi sebagai buah bibir. Liputan-liputan tentang bola ramai-ramai mengulas sosok fenomenal ini. Bagaimana tidak, Persib Bandung yang baru-baru ini kita ketahui memboyong pesepak bola dunia Michael Essien ternyata juga memberikan kesempatan untuk pemain-pemain lokal mereka berkompetisi dalam skuad senior.

    Catatan yang admin dapat laga perdana Febri Haryadi bermain di kasta tertinggi persepakbolaan tanah air bersama Persib adalah ketika klub asal Jawa Barat ini bertanding melawan klub Sriwijaya FC. Djanur memberikan kesempatan itu padanya sebagai langkah awal masa depan pemain muda ini ada di level tertinggi.

    ,

    Saat ini kami tidak ingin mengulas Juventus, klub asal Itali dengan sejuta penggemar di seluruh dunia, tapi sosok pemain sepakbola tana air yang dikenal memiliki nama panggilan (akrab) JUPE 😀. Siapa lagi kalau bukan Ahmad Jufrianto?

    Kami mencatat, setidak ada 2 klub tanah air yang pernah merasakan service pemain ini dalam 2 kali kontrak?. Ya, Ahmad Jufrianto pernah membela klub Sriwijaya FC pada tahun 2010 sampai dengan 2013, lalu hengkang, dan kembali lagi ke klub ini pada tahun 2016, lalu hengkang.

    Klub berikutnya adalah Persib Bandung. Ia pernah membela klub ini pada tahun 2013 sampai dengan 2016, lalu hengkang, dan kembali ke klub ini pada tahun 2017, lalu? tunggu saja nanti! Yang pasti JUPE terasa unik karena pernah merasakan klub baru rasa lama dengan 2 klub tanah air sekaligus. Berikut Biodata Ahmad Jufrianto selengkapnya :

    Ahmad Jufrianto
    Nama lengkap : Ahmad Jufrianto Tohir
    Tempat dan tanggal lahir : Tangerang, 7 februari 1987
    Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)
    Posisi : Bek, Gelandang
    Nomor punggung : 13
    Warna negara : Indonesia

    Selain Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Ahmad Jufrianto juga pernah memberikan andilnya untuk klub Persita Tangerang sebagai kota kelahirannya pada tahun 2005 sampai dengan 2008. Arema Malang 2008 sampai dengan 2009. Pelita Jaya 2009 sampai dengan 2010.

    Jika diperhatikan, Ahmad Jufrianto memiliki kemiripan dengan  Tony Sucipto pemain Persib lain yang siap membela klub warga Jawa Barat tersebut di piala Presiden 2017. Kemiripannya adalah, jika awal karir Tony Sucipto berawal dari Gelandang lalu beralih posisi ke Bek, Ahmad Jufrianto malah sebaliknya, dari posisi Bek beralih ke posisi Gelandang. Hal ini sangat wajar, pemain sepakbola dunia lainnya juga pernah mengalami demikian, contohnya saja Gareth Bale, awal karirnya ia didaulat sebagai Bek, bersama Real Madrid ia dipercaya untuk mempertajam barisan depan bersama Cristiano Ronaldo.

    Ahmad Jufrianto juga pernah merasakan manisnya terpilih sebagai pemain Timnas U-20 pada tahun 2005. U-21 pada tahun 2008. U-23 pada tahun 2007-2009. Timnas Senior pada tahun 2013.

    , ,

    Pemain sepakbola tanah air yang dikenal sangat atraktif. Ia juga sempat mencicipi berbagai posisi, dan bersama klub terakhirnya saat ini Persib Bandung, ia menempati posisi pemain belakang. Tony Sucipto, begitu masyarakat penggemar sepakbola tanah air mengenal nama beliau.

    Mengawali karir senior sejak tahun 2004 bersama Persijatim, Tony Sucipto mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 23 kali walaupun ini pengalaman pertamanya bermain untuk klub senior. Sayangnya, sampai tahun 2005 dimana ini menjadi tahun terakhirnya bersama klub Persijatim, tercatat ia tidak menyumbangkan 1 gol-pun untuk klub kebanggaan warga Jawa Timur tersebut. 

    Pada tahun 2005 akhir ia memutuskan untuk hengkang ke klub Sriwijaya FC. Bersama klub senior keduanya ini ia bermain cukup panjang. Pengabdian yang diberikan Tony Sucipto bersama klub asal Palembang tersebut kurang lebih selama 6 tahun. Itu artinya, disini kemampuannya sebagai pesepak bola terasah. Total 112 penampilan dengan sumbangan 8 gol menjadi sumbangsih Tony Sucipto untuk klub berjuluk Elang Andalas Laskar Wong Kito tersebut. Berikut Biodata Tony Sucipto selengkapnya :

    Tony Sucipto
    Nama lengkap : Tony Sucipto
    Tempat dan tanggal lahir : Surabaya, 12 februari 1986
    Tinggi : 1.68 m (5 ft 6 in)
    Posisi : Gelandang, Bek
    Nomor punggung : 6
    Warga negara : Indonesia

    Persija Jakarta menjadi pelabuhan Tony Sucipto berikutnya untuk mempertajam karirnya di lapangan hijau. Pada akhir 2010, Tony Sucipto dikontrak oleh Persija untuk masa durasi kontrak 2 tahun. Jumlah penampilan yang ia lakoni bersama klub ketiga dalam karir seniornya ini terhitung lebih banyak dibandingkan dengan klub senior pertamanya dengan masa bakti yang sama, 2 tahun, total ia bermain sebanyak 24 kali dengan torehan 2 gol untuk klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut, itu artinya kemampuan Tony Sucipto mengalami peningkatan jika mengacu pada statistik di atas.

    Sayang, pada tahun 2011 Persija Jakarta melepas Tony Sucipto ke Persib Bandung. Disinilah posisi baru sebagai pesepak bola ia dapatkan. Di bawah kepemimpinan pelatih Persib, Tony Sucipto ditempatkan dibagian pertahanan menemani Jajang Sukmara, Supardi Nasir, dan pemain belakang Maung Bandung lainnya.

    Sosok Tony Sucipto  dikenal juga sebagai pemain langganan Timnas. Ia beberapa kali merasakan indahnya terpilih sebagai pesepak bola yang membela tanah air. Pada tahun 2002/2003 ia masuk dalam skuad Timnas U-17. Tahun 2004 U-19. 2006/2009 U-23. Dan yang terakhir Timnas Senior pada tahun 2010. Total selama membela negara Tony Sucipto telah menyumbangkan 3 gol, 2 gol saat membela Timnas U-23, 1 gol saat membela Timnas Senior.

    , ,

    Masih dalam daftar nama pemain yang memperkuat timnas dalam parhelatan akbar piala AFF 2016 dalam asuhan pelatih Alfred Riedl. Kini sosok penyerang Muchlis Hadi Ning yang akan coba kami perkenalkan pada Anda para penggila sepakbola.

    Kehadirannya di timnas besutan pelati Austria tersebut sedikit terlambat. Ia hadir menggantikan Irfan Bachdim yang tidak dapat memperkuat timnas karena mengalami cedera. Keputusan untuk mencoret nama Irfan Bachdim dalam skuad dilakukan setelah adanya konfirmasi dari tim medis untuk penyembuhan dan pemulihan penyerang blasteran tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dengan demikian, terpilihlah nama Muchlis untuk menemani Ferdinand Sinaga, Lerby Eliandry, dan Boaz Solossa di barisan depan timnas.

    Sayang, dalam semua laga yang dimainkan timnas tak sekalipun Muchlis mendapatkan kesempatan bermain. Striker mudah ini dirasa belum cukup pengalaman untuk ada di kejuaraan ini. Dan lagi, masukkan ia dalam skuad tidak ada dalam rencana atau strategi coach Alfred. Ini yang menyebabkan ia tidak menerima peluang bermain. Berikut Biodata Muchlis Hadi Ning selengkapnya:

    Muchlis Hadi Ning
    Nama lengkap : Muchlis Hadi Ning Syaifulloh
    Tempat dan tanggal lahir : Mojokerto. 26 oktober 1996
    Tinggi : 1.72 m (5 ft 8 in)
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 37
    Warga negara : Indonesia

    Mengawali karir junior bersama empat klub sekaligus, SSB Sinar Mas, Persebaya U-14, Domhil Malang U-16 dan Benteng Muda U-16, membuat Muchlis Hadi Ning masuk dalam skuad senior klub Persekap Pasuruan pada tahun 2012 s/d 2013 karena segudang pengalaman yang telah ia miliki selama menjalani karir junior.

    Selama dua tahun berada di klub yang memiliki julukan Laskar Untung Suropati tersebut, kembali tak sekalipun ia mendapatkan kesempatan bermain. Keadaan ini membuat ia memilih untuk hengkang dari klub senior pertamanya. Dan pelabuhannya jatuh ke klub PSM Makassar pada tahun 2014. Disini ia diberikan kesempatan bermain 6 kali dan berhasil menyumbangkan 1 gol.

    Sebelum memperkuat timnas senior, nama Muchlis Hadi Ning kerap masuk dalam jajaran pemain timnas untuk kategori lain, contohnya ketika ia ada di barisan pemain timnas U-17 pada tahun 2012 s/d 2013, pemain timnas U-19 pada tahun 2013 s/d 2014, dan pemain timnas U-23 pada tahun 2015. Barulah pada tahun 2016 ia berada di barisan pemain timnas senior. Terlihat jeas karir Muchlis Hadi Ning kian hari kian berkembang. Mengingat usianya yang masih mudah, potensi untuk ia menjadi pesepak bola terkenal di tanah air tentu masih terbuka lebar.

    , ,

    Sekilas nama penjaga gawang ini memiliki kemiripan dengan Syamsir Alam, tapi perlu Anda pahami, keduanya tidak memiliki ikatan saudara atau keterkaitan hubungan yang lebih dekat lagi selain sama-sama pemain sepakbola. Dan yang perlu Anda pahami lagi adalah, ia merupakan pemain timnas yang masuk dalam skuad asuhan Alfred Riedl di ajang piala AFF 2016. Tapi sayang, sepanjang parhelatan dua tahunan tersebut Teja Paku Alam tak sekalipun mendapatkan kesempatan bermain.

    Ia merupakan penjaga gawang jebolan Deportivo Indonesia yang merupakan klub junior pertamanya di lapangan hijau pada tahun 2012. Di tahun yang sama, klub junior Sriwijaya FC U-21 tertarik untuk meminang kiper pemilik postur tubuh tinggi ini. Tak butuh waktu lama, masih di tahun yang sama 2012, klub senior Sriwijaya FC terpikat dengan kepiawaian Teja di bawah mistar dan menjadikannya kiper pelapis Ferry Rotinsulu. Berikut Biodata Teja Paku Alam selengkapnya:

    Teja Paku Alam
    Nama lengkap : Teja Paku Alam
    Tempat tanggal lahir : Painan. 14 maret 1994
    Tinggi : 1.77 m (5 ft 10 in)
    Posisi : Kiper
    Nomor punggung : 12
    Warga negara : Indonesia

    Seiring berjalannya waktu dan mulai beradaptasinya ia dengan klub kebanggan warga palembang tersebut, kini Teja Paku Alam mulai mendapatkan tempat di tim utama mengingat penampilan Ferry yang tak lagi secemerlang dahulu, ini dikarena usia Ferry sendiri yang sudah menginjak masa pensiun dari lapangan hijau.

    Dalam beberapa kali pertandingan Sriwijaya FC, Teja Paku Alam terlihat menjadi pilhan utama pelatih, bahkan dibandingkan dengan kiper Sriwijaya FC lain, Ghazi Aditya.

    Dengan meningkatnya durasi bermain Teja Paku Alam, Alfred Riedl lantas meliriknya untuk ada di barisan punggawa timnas dalam ajang piala AFF 2016 menemani Kurnia Meiga dan Andritany Ardhiyasa. Tapi sayang, ia masih kalah bersaing dengan senior-senior di barisan paling belakang timnas tersebut.

    Sebagai penjaga gawang dan menyenangi posisi ini, Teja Paku Alam sangat mengidolakan kiper seprofesi lain klub ex Real Madrid yang kini bermain untuk Porto, Iker Casillas. Bukan tanpas alasan, pasalnya ia mengagumi Casillas sejak ia kecil dan berharap kelak mampu seperti penjaga gawang asal Spanyol tersebut.

    , ,

    1 lagi dari 22 daftar pemain timnas asuhan Alfred Riedl yang mendapatkan banyak sorotan karena perannya yang sangat vital di piala AFF 2016, Bayu Pradana.

    Berdiri di barisan tengah timnas bersama Andik Vermansyah, ia menjelma menjadi sosok pemain pemutus serangan lawan. Banyak aksi-aksi memotong aliran bola lawan yang ia pertontonkan selama pagelaran 2 tahun sekali tersebut, bahkan tak jarang ia melakukan teckling terhadap pemain lawan ketika dalam posisi tertekan. Ini juga yang membuat ia kerap mendapatkan peringatan dan kartu kuning dari wasit.

    Menjalani karir junior bersama Diklat Salatiga, Bayu Pradana terbentuk menjadi gelandang tangguh yang piawai merusak strategi lawan ketika sedang menyerang. Bahkan ia tak sungkan untuk turun jauh ke belakang demi mencegah terjadinya sebuah gol. Karakter ini juga yang membuat sang pelatih Alfred Riedl memilihnya sebagai starter dalam setiap laga tinmas di piala AFF Suzuki Cup. Berikut Biodata Bayu Pradana selengkapnya:

    Bayu Pradana
    Nama lengkap : Bayu Pradana Andriatmo
    Tempat dan tanggal lahir : Salatiga. 19 april 1991
    Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)
    Posisi : Gelandang
    Nomor punggung : 13
    Warga negara : Indonesia

    Barulah pada tahun 2010 Bayu Pradana memulai karir seniornya bersama klub Persis Solo. Lalu di tahun berikutnya 2011 ia hengkang ke klub Persipasi Bekasi. Tahun 2013 bersama klub Persepar Palangkaraya. Dan pada tahun 2014 s/d 2015 ia bergabung bersama Persiba Bantul. Sayang, tidak ada catatan bermain yang dapat Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia temukan seputar catatan penampilannya bersama klub-klub awal dimana ia memulai karir senior.

    Dengan pengalamannya bergabung bersama sejumlah klub senior tanah air, lantas Persiba Balikpapan tertarik untuk mendapatkan service  pemain ini. Proses pemindahan Bayu Pradana dari Persiba Bantul ke Persiba Balikpapan terjadi pada tahun 2015. Selama memperkuat klub Beruang Madu tersebut di tahun yang sama ia mendapatkan kesempatan bermain 3 kali dan menyumbangkan 1 gol.

    Minimnya kesempatan bermain yang ia dapatkan bersama klub yang juga memiliki julukan Selicin Minyak ini membuat ia kembali harus hengkang. Masih di tahun yang sama 2015, Mitra Kukar tertarik meminang pemain yang kala itu usianya baru menginjak 24 tahun. Ini tentu menjadi peluang besar untuk Mitra Kukar itu sendiri mengingat Bayu Pradana terbilang masih cukup muda dan memiliki potensi menjadi pemain bintang negeri ini.

    , ,

    Yanto Basna, salah satu pemain yang terpilih oleh Alfred Riedl untuk mengawal barisan belakang timnas di ajang piala AFF Suzuki 2016. Memiliki postur tubuh tinggi dan ditunjang dengan kemampuan membaca arah bola yang sangat baik, Yanto Basna digadang-gadang akan menjadi benteng pertahanan Indonesia masa depan, ini didukung oleh usia yang ia miliki saat ini, terbilang masih muda.

    Pertandingan awal timnas di ajang piala AFF 2016, Yanto Basna selalu menjadi pilihan utama pelatih berkewarganegaraan Austria tersebut, tapi karena terkena akumulasi kartu, lantas Alfred Riedl menggantikan posisi Yanto Basna dengan Hansamu Yama, terbukti! rotasi pemain yang dilakukan sang coach membuahkan hasil maksimal, kesempatan yang diberikan oleh Hansamu Yama dimanfaatkan dengan baik, 2 sumbangan gol Hansamu Yama untuk timnas jadi pembuktiannya.

    Akhirnya Alfred Riedl memutuskan memainkan Hansamu Yama di partai-partai tersisa timnas pada pagelaran piala AFF tersebut. Walaupun bergitu, diakui oleh Alfred Riedl kualitas kedua pemain ini sama baiknya, hanya saja penampilan Yanto Basna sedang menurun. Berikut Biodata Yanto Basna selengkapnya:

    Yanto Basna
    Nama lengkap : Rudolof Yanto Basna
    Tempat dan tanggal lahir : Papua. 12 juni 1995
    Tinggi : 1.83 m (6 ft 0 in)
    Posisi : Bek
    Nomor punggung : 56
    Warna negara : Indonesia

    Mengawali karir junior bersama klub SAD Indonesia pada tahun 2011 s/d 2013, Yanto Basna akhirnya memutuskan hengkang dari klub junior pertama untuk berlabuh ke klub junior Sriwijaya FC U-21 pada tahun 2014 s/d 2015, barulah pada tahun 2015 akhir Yanto Basna berkesempatan bermain di level senior bersama klub Mitra Kukar. Pada akhir tahun berikutnya 2016, Yanto Basna kembali hengkang, kali ini Persib Bandung yang berhasil mendapatkan service Yanto Basna.

    Ada fakta menarik disini antara Yanto Basna dan Hansamu Yama, mereka sama-sama pernah bermain untuk klub junior SAD Indonesia. Kedua pemain ini juga memiliki tahun kelahiran yang sama, artinya bukan tidak  mungkin suatu saat nanti kedua sosok pemain belakang inilah nantinya yang menjadi barisan terakhir timnas di masa yang akan datang.

    Sejauh ini Yanto Basna telah mendapatkan prestasi gemilangnya bersama klub Persib Bandung. Di ajang piala Jendral Sudirman, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik. Di akhir tahun total sudah 14 kali ia bermain untuk klub dengan nama fans setia Bobotoh tersebut.

    , ,

    Ada yang menarik di gelaran sepakbola terakbar SeAsia Tenggara piala AFF Suzuki 2016 tentang sosok pesepak bola yang satu ini. Dalam partai puncak antara Thailand vs Indonesia pada leg kedua, ia sempat mendapatkan sorotan karena mendapatkan sanksi wasit berupa kartu merah menjelang akhir pertandingan, dan yang ia lakukan bukan menjatuhkan pemain lawan, tapi menendang bola ke arah pemain pengganti dan official tim Thailand sesaat sebelum melempar bola out.

    Terang saja tindakan yang ia lakukan sangat ceroboh, saat Indonesia sedang berusaha mengejar ketertinggalan, ia malah melakukan tindakan tidak terpuji. Tapi ada sebagian Netizen yang mendukung aksi yang ia pertontonkan kejutaan pasang mata, pasalnya perbuatan itu bukan tanpa alasan. Dan Netizen memberikan  julukan baru padanya "Abduh Lestaluhu, Pria Bernyali Gajah di Kandang Gajah".

    Abduh Lestaluhu adalah pemain yang terpilih dalam skuad Alfred Riedl dalam ajang piala AFF 2016. Bersama Rizky Pora, aksinya di sisi kirim pertahanan Indonesia terbilang cukup mendapatkan sorotan. Banyak serangan tim tanah air bermula dari bagian ini, kerjasama antara Rizky Pora dan Abduh Lestaluhu lalu memberikan umpan kepada Boaz Solossa yang berdiri di depan kerap merepotkan barisan pemain belakang lawan. Abduh Lestaluhu bahkan tak segan-segan melakukan overlapping, karena ini menjadi khas ia sebagai pemain belakang ditunjang dengan kemampuan kecepatan berlari, tak heran jika pelatih menugaskan ia untuk hal ini. Berikut Biodata Abduh Lestaluhu selengkapnya:

    Abduh Lestaluhu
    Nama lengkap : Muhammad Abduh Lestaluhu
    Tempat dan tanggal lahir : Tulehu. 16 oktober 1993
    Tinggi : 1.68 m (5 ft 6 in)
    Posisi : Bek
    Nomor punggung : 77
    Warga negara : Indonesia

    Mengawali karir junior bersama klub Deportivo Indonesia pada tahun 2010 s/d 2011, Abduh Lestaluhu sempat merasakan timnas U-19, setelah itu barulah ia mencicipi manisnya karir senior bersama Persis Solo pada tahun 2011 s/d 2012, dan berlabuh ke Persija Jakarta pada tahun 2013 sampai dengan artikel ini diturunkan.

    Tahukah Anda saat ini Abduh Lestaluhu tercatata sebagai pasukan TNI?. Ya, ia merupakan pemain sepakbola sekaligus Tentara kesatuan Republik Indonesia. Dalam sesi wawancara bersama portal online terpercaya, Abduh Lestaluhu menegaskan menjadi pasukan keamanan negera merupakan cita-citanya sejak kecil, dapat menjaga negara dan bangsa ini adalah hal yang menyenangkan untuk-nya.

    Walaupun berkostum klub Persija Jakarta, pada tahun 2015 Abduh Lestaluhu mengikuti pendidikan militer, dan manajemen Persija menegaskan memberikan kesempatan pada Abduh Lestaluhu untuk itu. Akhirnya ia dinyatakan lulus segala uji kelayakan menjadi seorang pasukan TNI, mulai dari dasar pendidikan sampai dengan materi-materi pelatihan yang ia lakoni selama 5 bulan dinyatakan lulus.

    Abduh lestaluhu bukan satu-satunya pemain sepakbola yang tercatat pernah mengikuti pelatihan TNI, ada sejumlah nama lain seperti Manahati Lestusen, Ravi, Teguh, dan Ahmad.

    , ,

    Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia - Semua mata kini tertujuh pada sosok pemain belakang timnas satu ini setelah aksinya di piala AFF 2016 yang cukup memberikan kesan mendalam bagi para pecinta sepakbola tanah air. Torehan 2 gol yang berhasil ia sumbangkan untuk timnas di pagelaran sepakbola terbesar SeAsia Tenggara tersebut telah melambungkan namanya, bahkan media asing tak sungkan-sungkan untuk mengulas tentang Hansamu Yama.

    Mengawali karir junior sepakbola bersama SSB Mojokerto Muda pada tahun 2010 s/d 2011, Hansamu Yama terus menimbah ilmu di tahap awal karir juniornya dengan menjelajah ke klub SAD Indonesia pada tahun 2011 s/d 2013. Tampaknya usaha dan kerja keras yang ia lakoni membuahkan hasil, pada tahun 2013 ia berkesempatan masuk dalam skuad timnas U-19 untuk mengikuti kejuaraan remaja U-19 AFF 2013.

    Barulah pada tahun 2014 ia berkesempatan tampil bersama klub senior tanah air PS Barito Putera. Selama kurun waktu 2 tahun 2014 dan 2015, Hansamu Yama hanya mendapatkan kesempatan bermain 2 kali, hal ini dikarenakan pengalaman Hansamu Yama di klub senior terbilang belum cukup. Akhirnya ia dipinjamkan ke Bali United pada akhir tahun 2015, setelah itu di tahun 2016 ia kembali ke PS Barito Putera. Tak butuh waktu lama, Hansamu Yama langsung diberikan kepercayaan lebih tinggi, sepanjang tahun 2016 ia sudah bermain 9 kali dengan sumbangan 1 gol. Berikut Biodata Hansamu Yama selengkapnya:

    Hansamu Yama
    Nama lengkap : Hansamu Yama Pranata
    Tempat dan tanggal lahir : Mojokerto. 16 januari 1995
    Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)
    Posisi : Bek
    Nomor punggung : 32
    Warga negara : Indonesia

    Dalam skuad asuhan Alfred Riedl, Hansamu Yama bukanlah Bek inti timnas di posisinya, ia harus bersaing dengan Yanto Basna. Ketika kesempatan bermain ada, hal itu langsung dimanfaatkan Hansamu Yama dengan penampilan ciamik dan sumbangan gol pertamanya untuk timnas senior, terang saja hal ini membuat Alfred Riedl terkesan lantas memasangnya sebagai starter saat melawan Thailand di leg pertama final piala AFF 2016. Keputusan yang tepat, kembali Hansamu Yama menciptakan gol sundulan setelah menerima umpan pojok Rizky Pora sekaligus menjadi gol penentu kemenangan Indonesia atas Thailand (2-1). Total Hansamu Yama telah mengemas 2 gol sepanjang parhelatan piala AFF 2016. Ini tentu menjadi koleksi gol paling produktif untuk ukuran pemain belakang.

    Di usia yang terbilang masih cukup mudah, Hansamu Yama telah memiliki segudang pengalaman dan dapat dijadikan pemain belakang andalan timnas untuk kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Postur tubuh dan ketenangannya saat berduel dengan penyerang lawan kerap kali membuat para gladiator kewalahan melewati hadangan Hansamu Yama.

    , ,

    Tak banyak sumber informasi yang Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia dapatkan mengenai pemain timnas besutan Alfred Riedl ini diberbagi media yang ada, hanya beberapa saja yang mengulasnya, itupun dengan catatan pribadi yang sedikit. Ini tentu saja menyiratkan ia tidak begitu populer di mata para penggila bola tanah air?

    Tapi tunggu, penampilannya bersama timnas saat ini di ajang piala AFF 2016 begitu memukau pecinta timnas negeri ini dimana saja berada. Aksi-aksi penguasaan bola dengan ketenangan yang baik di lapangan hijau membuat setiap kita pasti terpikat dengannya, Rizky Pora. Tak salah pelatih asal Austria tersebut memasukkan namanya dalam jajaran pemain timnas yang berlaga di piala AFF 2016.

    Rizky Pora merupakan putra kebanggaan warga Ternate yang memiliki kemampuan penguasaan bola, menggiring bola ke pertahanan lawan dengan kualitas di atas rata-rata. Ditunjang dengan kecepatan berlari di sisi garis pinggir lapangan, ia kerap memberikan peluang menciptakan gol untuk penyerang dengan umpan-umpan akurat, bahkan tak jarang sesekali ia menjadi ancaman untuk para pemain belakang lawan ketika berduel demi melahirkan sebuah gol, seperti yang ia perlihatkan sepanjang parhelatan piala AFF 2016 bersama Stefano Lilipaly. Berikut Biodata Rizky Pora selengkapnya:

    Rizky Pora
    Nama lengkap : Rizky Rizaldi Ripora
    Tempat dan tanggal lahir : Ternate. 22 november 1989
    Tinggi : 1.71 m (5 ft 7 in)
    Posisi : Gelandang
    Nomor punggung : 26
    Warga negara : Indonesia

    Rizky Pora mengawali karis sepakbola senior bersama Persita Tangerang pada tahun 2010 s/d 2013. Selama memperkuat pemilik nama fans klub Laviola tersebut ia tampil sebanyak 48 kali dengan menyumbangkan 3 gol. Di tahun berikutnya 2013 Rizky Pora memilih hengkang ke klub Barito Putera dan memperkuat klub tersebut selama artikel ini diterbitkan, 2016. Sepanjang itu juga ia sudah menorehkan 8 gol dengan total bermain 41 penampilan. Itu artinya bersama Barito Putera Rizky Pora mulai menemukan kecemerlangannya di lapangan hijau jika mengacu pada statistik di atas. Tak heran jika Alfred Riedl memanggilnya ke skuad timnas, bahkan menjadi pemain inti.

    Kepercayaan Alfred Riedl padanya langsung dijawab dengan penampilan ciamik di lapangan, puncaknya adalah ketika ia berhasil menciptakan gol pemacu semangat untuk timnas di leg final pertama melawan Thailand, ketika itu kedudukan sementara 0-1 untuk Thailand. Terang saja, dengan adanya gol pembalas dari Rizky Pora para pemain timnas terpecut semangatnya untuk membalikkan keadaan, dan akhirnya hal tersebut terjadi, setelah terciptanya gol dari Rizky Pora, tak lama berselang timnas berhasil unggul dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1 untuk Indonesia.

    Rizky Pora dan para pemain-pemain timnas debutan menjadi magnet tersendiri untuk para fans. Walaupun baru pertama kali memperkuat timnas, penampilan mereka cukup layak untuk menjadi skuad berikutnya menggantikan senior-senior terdahulu, sebut saja contohnya seperti Lilipaly, Derby Eliandry, dan kawan-kawan yang lain yang baru saja masuk sebagai pemain sepakbola terbaik negeri ini dengan terpilihnya mereka di jajaran pemain timnas.

    , ,

    Ia menjadi sederet pemain naturalisasi tanah air berikutnya setelah Cristian Gonzales yang mampu bersinar di sekuad timnas. Namanya mulai dikenal setelah ia masuk dalam jajaran pemain tim nasional yang membela tanah air di kejuaraan piala AFF Suzuki 2016. Ia adalah Stefano Lilipaly.

    Ia sejatinya adalah pemain sepakbola berkewarganegaraan Belanda. Hanya saja dalam darah yang mengalir di tubuhnya terdapat garis keturunan Indonesia. Hal ini mengingatkan kita pada sosok pemain sepakbola negeri kincir angin lain seperti  Giovanni Van Bronckhorst dan lain-lain.

    Stefano Lilipaly besar diantara orang tua berkebangsaan berbeda, ayah (Ron Lilipaly) Indonesia, Ibu (Adriana) Belanda. Lilipaly junior mulai mengenal sepakbola sejak usia 7 tahun. DCG adalah klub amatir pertama yang pernah ia perkuat, sampai akhirnya pindah ke klub junior AZ Alkmaar dan mengakhiri karir junior bersama klub FC Utrecht.

    Pada tahun 2010, Stefano Lilipaly berkesempatan bergabung bersama klub senior FC Utrecht. 2 tahun tepatnya sepanjang musim 2010 s/d 2012 ia diberikan kesempatan bermain sebanyak 5 kali dengan sukses menyumbangkan 2 gol. Di tahun 2012 akhir mencelang berakhirnya kontrak bersama FC Utrecht, Stefano Lilipaly mendapatkan pinangan dari klub Almere City. Disini selama kurun waktu yang sama ( 2 musim) ia berkesempatan tampil lebih banyak, total ada sebanyak 39 laga ia lakoni bersama Almere City dan sukses mencetak 3 gol. Berikut Biodata Stefano Lilipaly selengkapnya:

    Stefano Lilipaly
    Nama lengkap : Stefani Janite Lilypaly
    Tempat dan tanggal lahir : Arnhem, Belanda. 10 januari 1990
    Tinggi : 1.70 m (5 ft 7 in)
    Posisi : Gelandang
    Nomor punggung : 26
    Warga negara : Indonesia (naturalisasi)

    Klub senior lain yang pernah menikmati jasa pemain naturalisasi Indonesia ini adalah Consadole Sapporo. Ia mulai memperkuat klub Cinsadole Sapporo pada tahun 2014. Tak mendapatkan kesempatan bermain, akhirnya Stefano Lilipaly memutuskan hengkang ke klub sepakbola tanah air Persija pada tahun 2015. Bersama Consadole Sapporo ia hanya diberikan kesempatan bermain 2 kali dan mencetak 1 gol.

    Stefano Lilipaly resmi menjadi pemain timnas sejak tahun 2013 bersama tim senior. Kesempatan ini adalah kisah kedua yang menjadi pilihnya memperkuat Indonesia setelah pada kesempatan pertama di tahun 2011 ia terpaksa gagal dinaturalisasi dan mengikuti seleksi timnas U-23 karena alasan belum pulihnya ia dari cedera. Barulah pada tahun 2013 ia sah memdapatkan tempat diskuad timnas, dan pertandingan pertama yang ia lakoni bersama merah putih terjadi saat menghadapi timnas Filipina pada tanggal 14 agustus 2013. Kemenangan Indonesia 2-0 saat itu tidak luput dari peran Stefano Lilipaly, ia berhasil menyumbangkan 1 assist untuk kemenangan merah putih.

    Kecemerlangan timnas pada pagelaran piala AFF 2016 memunculkan nama-nama baru yang layak menempati sebagai pemain timnas di era kepemimpinan baru PSSI. Selain Stefano Lilypaly dan beberapa pemain muda lainnya, terdapat 1 nama penyerang berbakat yang juga mulai dikenal setelah piala SeAsia Tenggara,  Lerby Eliandry.

    , ,

    Sebagai salah seorang penyerang berbakat berikutnya dari tanah air, mungkin namanya tak sepopuler yang lainnya, contohnya saja Boaz Salossa, Titus Bonai atau Patrcik Wanggai. Tapi siapa yang menduga, Alfred Riedl memanggil dan memilihnya untuk mengisi pos depan Timnas di ajang AFF SUZUKI CUP 2016 bersama Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun, Irfan Bachdim (gagal berangkat karena cidera) dan Boaz. Kepercayaan sang pelatih dijawab dengan permainan ciamik dan sebuah gol ke Timnas Thailand. Sekarang, setiap pengamat dan penggemar sepakbola mulai memperhitungkannya dalam daftar pemain sepakbola terbaik tanah air.

    Lerby Eliandry cukup memiliki postur tubuh yang ideal sebagai seorang penyerang, tapi saat Alfred Riedl memasukkannya ke skeuad Timnas, banyak pengamat sepakbola menilai ini keputusan salah. Pasalnya masih banyak penyerang lain yang memiliki kualitas dan pengalaman yang lebih baik dari Lerby. Tampaknya sang pelatih memiliki alasan berbeda yang tentu saja semua pihak harus menghargai dan menerima, yang paling terpenting tetap mendukung skeuad Timnas apapun hasilnya!

    Lerby Eliandry mengawali karir junior bersama klub Persisam U-21, tepatnya pada tahun 2011 s/d 2013. Selamat 3 tahun menjalani karir junior di Persisam, barulah ia mendapatkan kesempatan bermain bersama klub senior, kali ini klub Putra Samarinda yang mendapatkan service penyerang kabanggaan masyarakat Toraja ini, tepatnya dimulai tahun 2013 s/d 2015. Pada tahun berikutnya klub Bali United tertarik memboyong penyerang muda ini. Sayangnya hanya dalam kurun waktu 1 tahun saja ia memperkuat klub kebanggaan warga Bali tersebut, setelah itu ia kembali hengkang ke klub juniornya dahulu Persisam di tahun 2016. Tapi kali ini ia sudah bergabung bersama klub senior. Berikut Biodata Lerby Eliandy selengkapnya :

    Profil Lerby Eliandry
    Nama lengkap : Lerby Eliandry Pong Baru
    Tempat dan tanggal lahir : Samarinda, 20 november 1991
    Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 12
    Warga negara : Indonesia
    Twitter Lerby Eliandry
    Instagram Lerby Eliandry

    Sekarang semua mata mulai mengarahkan pandangan ke Lerby Eliandry berkat aksinya di piala AFF SUZUKI CUP 2016. Kesempatan menjadi penyerang utama dimanfaatkannya dengan baik. Sebuah gol yang tercipta ke gawang Timnas Thailand tersebut kabarnya didedikasikan untuk Irfan Bachdim yang terpaksa harus gagal membela Timnas karena cidera yang ia alami. Hal ini pula yang menjadikan Lerby mendapatkan tempat di skuad utama.

    Sampai artikel ini diterbitkan, Timnas sudah berhasil melaju ke semi final piala AFF SUZUKI CUP setelah mengalahkan Filipina melalui pertandingan yang begitu dramatis. Indonesia mendampingi Thailand melaju ke tahap berikutnya setelah Thailand keluar sebagai juara grup dan Indonesia ada di peringkat kedua.

    Layak untuk kita tunggu, apakah Lerby Eliandry berhasil mempertahankan performanya khusus digelaran ini dan menciptakan gol-gol lain untuk merah putih?, tentu ini menjadi harapan kita semua. Semangat Indonesia...!!!

    Daftar Nama pemain Timnas Indonesia AFF 2016 – Seperti yang kita ketahui bersama, Timnas Indonesia akan berlaga dalam Piala AFF 2016 di Filipina. Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Singapura, Thailand dan tuan rumah Filipina. Dan sudah dipastikan jika semua pertandingan Timnas Indonesia di piala AFF 2016 ini akan disiarkan langsung oleh RCTI.

    Dan langsung saja, bagi anda yang sudah

    ,

    Cristiano Ronaldo - adalah nama pemain bintang lapangan sepakbola terkenal dunia, yang lahir di Funchal, Madeira, Portugal, 5 Februari 1985. dia merupakan pemain timnas portugal yang masuk dalam daftar, pada usia 17 sejak tahun 2003 sampai sekarang ini. kepintaran dalam memainkan sikulit bundar, mampu menyedot banyak orang yang langsung melihatnya atau hanya di nonton layar televisi saja.

    Itu terbukti, banyak sekali klub ternama yang ingin mendatangkan skill sangat bagus atau bisa dibilang mesin pencetak gool. salah satunya yang pernah merumput cristiano ronaldo atau nama kepanjangannya cristiano ronaldo dos santos aveiro dibeberapa klub besar, yakni Andorinha, Nacional, Sporting Lisboa, Manchester United, sampai sekarang masih membela Real Madrid.

    Foto Dan Biodata Cristiano Ronaldo (CR7) Dengan Aksinya

    Kesuksesan mampu tercapai, ketika masih membela manchester united yang masih dipelatihi oleh alex ferguson. bahkan, cristiano ronaldo disapa cr7 oleh fans sendiri yang masih berkostum setan merah. bagi anda sedang melakukan mencari tahu informasi seputar profil ronaldo, mungkin anda bisa lihat di bawah sini yang sudah diberikan untuk kalian semua :

    Biodata Cristiano Ronaldo
    Nama LengkapCristiano
    Ronaldo dos Santos Aveiro
    Nama LainRonaldo | CR7
    Tanggal LahirFunchal,
    Madeira, Portugal, 5 Februari 1985
    Tinggi Badan 1.86 m (6 ft 1 in)
    Posisi BermainSayap kanan, Penyerang
    Main Di Klub Real madrid
    Main Di Tim NasionalPortugal
    Nomor Punggung7
    Nama Ayah José Dinis Aveiro
    Nama IbuMaria Dolores
    Nama SaudaraHugo, Elma dan Liliana Cátia
    Karir Muda ( Junior )
    1993–1995Andorinha
    1995–1997Nacional
    1997–2001Sporting CP
    Karir ( Professional )
    2001–2003Sporting CP
    2003–2009Manchester United
    2009 – Sampai SekarangReal Madrid
    Tim Nasional
    2001–2002Portugal U17
    2003Portugal U20
    2002–2003Portugal U21
    2004Portugal U23
    2003 - Sampai SekarangPortugal Senior

    , ,

    Wajah tampan, tubuh atletis, tinggi proporsional. Tak heran pemain sepakbola muda ini cepat mendapatkan tempat di hati para penikmat sepakbola tanah air, terutama bagi kaum hawa. Ia pun sempat digosipkan berpacaran dengan artis Tyas Mirasih. Tapi sayang hubungan tersebut harus kandas ditengah jalan.

    Ia adalah Syamsir Alam. Pemain sepakbola kebanggaan warga sumatera barat ini sosok penyerang tajam yang sempat membela Timnas U-11 dan U-14 sebelum memulai karir senior bersama  klub Vise pada tahun 2011 s/d 2013. Lalu hengkang di tahun 2013 untuk bergabung bersama klub D.C United sebelum berlabuh ke klub Sriwijaya FC di tahun yang sama.

    Selama 2 tahun membela klub asal Palembang tersebut, Syamsir Alam hanya tampil sebanyak 6 kali dan tanpa sebuah gol. Tentu saja dengan minimnya kesempatan bermain ini membuat Syamsir Alam memutuskan hengkang ke klub Pelita Bandung Raya. Mirisnya lagi, semenjak mendarat di Pelita pada tahun 2014 s/d 2016 Syamsir Alam tidak diberikan kesempatan bermain sekalipun. Berikut Biodata Syamsir Alam selengkapnya :

    Syamsir Alam
    Nama lengkap : Syamsir Alam
    Tempat dan tanggal lahir : Balingka, 6 juli 1992
    Tinggi : 1.78 m (5 ft 10 in)
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 8
    Warna negara : Indonesia

    Akhirnya pada tahun 2016 Syamsir Alam memutuskan untuk kembali hengkang dan melanjutkan karir bersama klub Persiba Balikpapan.

    Penyerang muda Indonesia ini bukan tanpa prestasi, di kompetisi Liga U-17 Quinta Division 2008 ia menjadi top skor dari tim SAD Indonesia dengan mengemas 15 gol dari 29 laga. Ia juga sempat mendapatkan kesempatan bergabung bersama klub junior asal Belanda Vitesse Arnhem dan Heerenveen, sayangnya ia kembali gagal membuat kebintangannya lebih bersinar di lapangan hijau.

    , ,

    Selayaknya seorang pemain sepakbola di posisi tertentu mengidolakan pemaina lain yang juga berposisi sama dengannya. Sama hal-nya dengan Andritany, pesepak bola yang kini membela klub Persija Jakarta ini juga diketehaui mengidolakan kiper yang juga berposisi sama yaitu Fabien Barthez.

    Andritany Ardhiyasa berhasil meraih masa keemasannya sebagai penjaga gawang ketika membela klub asal ibu kota tersebut. Ia memulai karis bermasa Persija sejak tahun 2010 hingga saat ini, tahun 2016. Setidaknya, ada 4 klub tanah air yang pernah diperkuatnya selama menjalani karis junior, Persib U-18, SSB Jayakarta, SSB ASIOP, dan Diklat Ragunan. Barulah di tahun 2007 ia berkesempatan tampil bersama tim senior di klub Pesik Kuningan.

    Tidak membutuhkan waktu yang lama, klub papan atas tanah air langsung melihat bakat yang dimiliki seorang Andritany, Sriwijaya FC tertarik meminangnya sebagai pelapis penjaga gawang utama saat itu. 2 tahun bersama klub kebanggaan warga Palembang tersebut, Andritany hanya mendapatkan kesempatan bermain 1 kali. Terang saja hal ini membuatnya memilih hengka dan berlabuh ke Persija Jakarta pada tahun 2010. Berikut Biodata Andritany Ardhiyasa selengkapnya :

    Andritany Ardhiyasa
    Nama lengkap : Andritany Ardhiyasa
    Tempat dan tanggal lahir : Jakarta, 26 desember 1991
    Tinggi : 1.78 m (5 ft 10 in)
    Posisi : Penjaga Gawang
    Nomor punggung : 26
    Warna negara : Indonesia

    Sama hal-nya dengan Enzo Zidane, Andritany juga merupakan pemain muda berbakat yang masih memiliki harapan untuk karir yang lebih baik. Di usianya yang baru saja menginjak 24 tahun (saat artikel ini diterbitkan), ia sudah berhasil mencicipi Tim Nasional senior pada tahun 2014 setelah sebelumnya memperkuat Timnas U-23.

    Berbicara mengenai prestasi, tampaknya ini masih membutuhkan menunggu kegemilangannya bersama klub atau timnas. Tapi mendali perak di SEA Games tahun 2011 jadi bukti dan langkah pertama untuk-nya memperoleh prestasi-prestasi lain. Ia juga pernah menjuarai Piala Indonesia pada tahun 2008 dan 2010 bersama Sriwijaya FC.

    Usut punya usut, ternyata Andritany memiliki saudara yang juga berprofesi sebagai pemain sepakbola. Hanya saja sang kakak tidak sepopuler dirinya. Indra Kahfi Ardhiyaksa yang saat ini membela klub Bhayangkara Surabaya United adalah kakak dari Andritany Ardhiyasa.

    Demikian pada yang dapat Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia bagikan untuk Anda mengenai profil Andritany Ardhiyasa di atas. Jangan lupa untuk selalu berkunjung dan laike fanspage kami untuk mengetahui biodata-biodata pemain sepakbola terkenal lainnya!

    , ,

    Siapa yang tidak mengenal Zinedine Zidane?. Sosok pemain sepakbola fenomenal sejati yang sampai hari ini masih setia menjalankan profesinya di lapangan hijau sebagai pelatih Real Madrid setelah sebelumnya berperan sebagai aktor hebat di lapangan untuk beberapa klub terbaik dunia. Tapi tahukah Anda bahwa Zidane memiliki putra yang mewarisi keahliannya mengolah sikulit bundar dan sekarang banyak diincar klub-klub Eropa?.

    Enzo Zidane, begitu penggila bola menamainya. Ya, ini dikarenakan Enzo merupakan putra Zidane yang saat ini sedang dalam tahap perkembangan dan menjadi perburuan klub-klub di bursa transfer pemain tahun 2016/2017 bersama Alvaro Morata.

    Di usia muda, Enzo Zidane telah memulai karirnya menggantikan sang ayah. Ia mulai bermain bersama klaub junior Juventus pada tahun 1997 s/d 2000. Lalu bergabung bersama Liceo Francis dan dan San Jose dalam kurun waktu 4 tahun berikutnya. Barulah di tahun 2004 s/d 2014 Enzo Zidane menempuh pendidikan sepakbola bersama Real Madrid. Berikut Biodata Enzo Zidane selengkapnya :

    Enzo Zidane
    Nama lengkap : Enzo Alan Zidane Fernandez
    Tempat dan tanggal lahir : Bordeaux, Prancis 24 maret 1995
    Tinggi : 1.84 m (6 ft 1/2 in)
    Posisi : Gelandang
    Nomor punggung : 10
    Warga negara : Prancis

    Pada tahun 2014 s/d 2015, Enzo Zidane berkesempatan bermain untuk tim B dan C Real Madrid. Menurut catatan sumber, setidaknya ia bermain sebanyak 72 kali dengan raihan 6 gol. Ini tentu saja catatan dan capaian yang layak untuk dipertimbangkan klub-klub yang saat ini mengincar jasa bocah berusia 21 tahun tersebut. Contohnya klub asal Inggris Middlesbrough yang tertarik mendatangkannya dari Santiago Bernabeu ke Riverside sebagai status pemain pinjaman.

    Penggila sepakbola akan dimanjakan dengan nama-nama Zidane lainnya mengingat 3 adik Enzo kini telah menjalani masa pendidikan sepakbola bersama Real Madird. Luca, Theo, dan Elyaz. Ya, mudah saja untuk setiap putra-putra Zinedine Zidane ada di lapangan hijau bermain bersama klub besar dunia mengingat nama besar sang ayah di dunia sepakbola itu sendiri yang telah melegenda. Secara tidak langsung, ini tentu saja menjadi penunjang karir sepakbola setiap anak-anak Zinedine Zidane kedepannya. Tapi apakah kemampuan sang anak sama percis dengan sang ayah?, layak untuk kita tunggu!

    , ,

    Pemain sepakbola pemilik nama asli Álvaro Borja Morata Martín (dalam bahasa spanyol) ini merupakan pesepakbola binaan Real Madrid di tahun 2008 setelah sebelumnya ia pernah merasakan menjadi pemain junior untuk klub Atletico Madrid dan Getafe. Barulah pada tahun 2012 pelatih Jose Mourinho kala itu secara resmi mengungumkan Morata masuk dalam skuad tim senior Real Madrid.

    Bersama tim senior Real Madrid, Alvaro Morata terbilang cukup sukses menjalankan perannya sebagai penyerang pelapis untuk Karim Benzema, C. Ronaldo dan Bale. Bahkan ia tidak jarang menciptakan sebuah gol melalui kesempatan bermain sebagai pemain pengganti.

    Jajaran pelatih Real Madrid melihat potensi yang ada dalam sosok Alvaro Morata. Tapi karena minimnya kesempatan bermain dan persaingan di barisan depan Madrid yang sulit untuk ia kerena ditempati oleh pemain-pemain berkelas dan memiliki jam bermain tinggi, lantas manajemen memutuskan meminjamkan Morata ke Juventus di bursa transfer tahun 2014/2015. Berikut Biodata Alvaro Morata selengkapnaya :

    Alvaro Morata
    Nama lengkap : Álvaro Borja Morata
    Tempat dan tanggal lahir : Madrid, Spanyol 23 oktober 1992
    Tinggi : 187 meter (614 ft)
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 9
    Warga negara : Spanyol

    Keputusan yang diambil oleh Real Madrid sudah tepat, Morata berkembang pesat bersama klub asal Itali tersebut dan menjadi pemain primadona untuk Juventini (sebutan untuk fans juventus). Ia juga berhasil mengantarkan Juventus juara liga seri A secara beruntun.

    Dengan kegemilangannya bersama Juventus, Alvaro Morata berkesempatan masuk dalam skuad tim senior Spanyol pada parhelatan akbar sepakbola Euro 2016 di Prancis. Ia salah satu penyerang muda yang mampu masuk dalam tim nasional di Euro 2016 bersama Anthony Martial untuk Prancis. Bahkan ia berhasil menyumbangkan 3 gol untuk tim Spanyol walaupun hasil Euro 2016 yang dijalankan tim berjuluk La Furia Roja sangatlah buruk, hanya mampu lolos ke babak 16 besar.

    Meski demikian, nama Morata sudah menjadi bintang untuk Spanyol di parhelatan akbar sepakbola 4 tahunan tersebut. Bahkan Zidane pelatih Madrid saat ini secara tegas mempublikasikan rencana klub mendatangkan kembali Alvaro Morata ke Santiago Bernabeu (nama stadiun real madrid) di bursa transfer 2016/2017. Dan hal tersebut diwujudkan oleh klub terkaya di dunia tersebut dengan biaya transfer 30 juta euro.

    Layak untuk ditunggu, apakah Alvaro Morata kembali menjadi penyerang pengganti atau mampu menggeser posisi Karim Benzema yang penampilan dan kepopulerannya mulai menurun?. Zinedine Zidane juga menegaskan terpukau melihat perkembangan penyerang muda tersebut bersama Juventus dan tim senior Spanyol. Apakah ini adalah sinyal baik bagi Morata untuk bersaing di barisan depan Real Madird?, kita tunggu saja.

    , ,

    Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia - Ia dijuluki "next Thierry Henry" mengingat kewarganegaraan dan posisi bermain mereka  yang sama. Ia adalah pemain muda MU yang ditransfer dengan nilai fantastis 36 juta  pound di usia 19 tahun. Siapa lagi kalau bukan Anthony Martial?

    Mengawali karir junior bersama CO Les Ulis pada tahun 2001 s/d 2009, klub terkenal asal Prancis Lyon lalu merekrutnya pada tahun 2009 s/d 2012 untuk masuk skuat tim junior. Pada tahun 2012, Martial mendapatkan kesempatan untuk ada di jajaran pemain senior Lyon. Selama 1 musim 2012/2013 Martial diberi kesempatan tampil 3 kali untuk debut awal. Sayang ia tidak berhasil menyumbangkan sebuah gol. Walaupun demikian, Monaco klub asal Prancis lain melihat bakat yang ada dalam diri Martial dan mendatangkannya dengan nilai kontrak 5 juta pound untuk durasi 3 tahun. Bersama Monaco ia tampil sebanyak 49 kali dan sukses menciptakan 11 gol selama karirnya disini.

    Akhirnya tawaran tak terduga datang dari Louis Van Gaal yang saat itu menjabat sebagi pelatih MU. Nilai transfer yang disodorkan untuk Anthony Martial bahkan membuat publik Prancis tercengang. Biaya pembelian Martial digadang-gadang sebagai salah satu pembelian pemain muda termahal sepanjang sejarah sepakbola. Berikut Biodata Anthony Martial selengkapnya...

    Anthony Martial
    Nama lengkap : Anthony Martial
    Tempat dan tanggal lahir : Messy, Prancis 5 desember 1995
    Tinggi : 1.81 m (5 ft 11 in)
    Posisi : Penyerang
    Nomor punggung : 9
    Warga negara : Prancis

    Pada tahun 2015 Anthony Martial dipanggil untuk memperkuat tim nasional senior Prancis. Sayang kesempatan untuk bermain di Euro Prancis 2016 tidak banyak didapatkan olehnya. Ia kalah bersaing dengan penyerang Prancis lain seperti Olivier Giround, Griezmann Dimitri Payet dan Gignac. Kegemilangan dan euphoria Martial bersama MU lantas seketika hilang.

    Kepemimpinan MU di tahun 2016 bersama Jose Mourinho semakin menambah gambaran buruk karir Martial di lapangan hijau. Ia diprediksi akan kalah bersaing dengan penyerang kesenangan sekaligus andalan Mou di beberapa klub tempat dimana mereka pernah bersama, siapa lagi kalau bukan Ibrahimovic. Kedatangan Ibracadabra di Old Trafford juga diketahui atas permintaan khusus pelatih baru Manchester United tersebut.

⬆
Top