,


    TobaTimes - Perselingkuhan ajudan walikota Kediri dengan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terbongkar. Dari chating mesra keduanya, diketahui bahwa ajudan walikota berinisial AL diduga hendak melakukan hubungan suami-istri dengan pejabat Kominfo berinisial RR.

    Ilustrasi.
    Kasus perselingkuhan ajudan walikota dibongkar oleh suami RR di media sosial Facebook. Sang suami berinisal RD, telah melaporkan perselingkuhan istrinya dengan ajudan walikota ke Polresta Kediri.

    RD yang sehari-hari berjualan sepeda ini meminta polisi memproses tindak asusila istrinya dengan AL. Ia tak keberatan istrinya dipecat dari PNS. Lewat curhatnya di Facebook, RD mengatakan perselingkuhan itu terbongkar saat dia bersama anak-anaknya bermain di Taman Baru Pesantren. Saat itu, istrinya malah sibuk chating dengan orang lain.


    Tak berselang lama, sang istri pamit dengan alasan ingin ngeprint bahan-bahan untuk acara walikota. RD mulai curiga. Terlebih sang istri yang menjabat sebagai kepala bidang (kabid) di Dinas Kominfo Kediri itu pergi selama berjam-jam.

    RD kemudian mengontak istrinya, tetapi ponselnya tidak aktif. Merasa ada sesuatu yang janggal, RD lantas menyusul RD ke tempat ngeprint, tetapi tidak menemukan istrinya di sana. Setelah dua jam menunggu, RD kembali menelepon istrinya. Kali ini tersambung. Namun sang istri justru mengaku sedang OTW ke lokasi penjahit di Pasar Pahing.

    Kecurigaan RD semakin bertambah. Ia menyusul ke tempat penjahit di Pasar Pahing. Rupanya sang istri baru datang di tempat itu. RD kemudian merebut HP istrinya. Sempat terjadi tarik-tarikan tangan karena istrinya berusaha untuk mempertahankan HP. Bahkan, RR sempat meneriaki suaminya sebagai jambret karena berusaha merebut ponsel dari tangannya.


    RD tak peduli. Ia berlari sambil membawa HP istrinya. RD kemudian membuka chating di HP istrinya. RD kaget melihat chatting mesra dengan panggilan sayang dari ajudan walikota. Bahkan, istrinya ketahuan janjian dengan ajudan walikota di kamar hotel yang ada di Jl Mayor Bismo, tepatnya di kamar D-6.

    RD kemudian mengecek ke kamar hotel tersebut. Rupanya kamar itu memang baru ditempati. “Seluruh chating istri saya dengan ajudan sudah saya simpan untuk bukti,” jelas RD.

    RD kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Kediri dan Pemkot Kediri. Ia berharap istrinya dan ajudan walikota diberikan sanksi tegas. (TT/INT)

    ,


    TobaTimes - Seorang dokter muda lagi cantik, Novitasari (31), warga Jalan Supriyadi, Kelurahan Tamanan, Tulungagung, tertangkap basah selingkuh dengan sopir bus, Yanuar Alif (28) warga Dusun Margorejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

    Ilustrasi.
    Padahal, dokter Novitasari sudah punya suami. Sang suami, Adie Chandra Widodo (32), yang sudah lama curiga istrinya selingkuh, melaporkan ke polisi. Adie melapor setelah memergoki istrinya selingkuh dengan sopir bus di kamar kos.

    Peristiwa penggerebekan berawal secara tak sengaja. Adie Chandra mendapatkan informasi dari salah satu rekannya bahwa istrinya sedang berada di rumah kos Desa Ngujang bersama seorang laki-laki.

    Adie bersama saksi Sigit yang juga warga setempat, dan beberapa aparat kepolisan melakukan penggerebekan di rumah kos tersebut, sekitar 11.30, Rabu (8/3) lalu. Saat berada di tempat kos, Adie Chandra melihat sepeda motor yang dipakai istrinya terpakir di halaman. Tanpa menunggu lagi, pintu kos pun didobrak.

    Tak disangka ternyata benar, istrinya yang bernama lengkap Ni Putu Ayu Novitasari dan terlapor Yanuar Alif berada di dalam kamar rumah kos tersebut.

    “Mengetahui hal itu, pelapor merasa dirugikan selanjutnya melaporkan ke Polres Tulungagung,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon melalui KBO Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Hery Poerwanto, seperti diberitakan Jawapos.com, Jumat (9/3).

    Menurut Hery, kasus ini merupakan delik aduan. “Kasus itu (dugaan perzinaan) masih berlanjut. Karena merupakan delik aduan, akan terus berlanjut seperti pemeriksaan saksi-saksi, gelar hingga visum. Jadi selama laporan tidak dicabut, ya tetap lanjut,” jelasnya.

    Sementara, pasal yang dikenakan untuk para terlapor yakni pasal 284 KUHP tentang perzinaan. Ancaman hukumannya penjara 9 bulan. (TT/int)

    ,

     

    Foto yang dibagikan akun FB Triteria W

    TobaTimes - Sebuah aksi ciuman massal yang dilakukan oleh aparat sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di muka umum saat merayakan hari Valentine (kasih sayang), membuat heboh netizen di media sosial.

    Foto menghebohkan itu dibagikan oleh akun Triteria W Saroemaha di Facebook, dia menulis acara itu dihadiri oleh Bupati Nias Selatan yang tidak disebutkan namanya di Kantor Lingkungan Hidup, Nias Selatan, 14 Februari 2017.

    Namun belakangan, ketika dikunjungi kembali, foto akun Triteria W Saroemaha itu tidak lagi kelihatan dan sepertinya langsung dihapus setelah ramai dibahas di media-media sosial. Meski begitu, foto itu sudah menyebar sedemikian rupa.

    "Acara kejutan dari kantor lingkungan hidup dhari Valentine day...pak bupati&ny mbagi bunga buat ASN&PNS,,..Happy valentine day buat pak bupati&ny happy valentine day buat abg Amsarno Sarumaha&kk Lisrica Hura," tulis Triteria dalam akunnya.

    Foto ciuman tersebut ditanggapi oleh netizen lainnya dan dibagikan dalam akun Facebooknya hingga menjadi viral dan dikomentari banyak netizen. Seperti yang dibagikan oleh pemilik akun Zack Laia, terlihat foto PNS yang lebih seronok lagi saat sedang berciuman, kemungkinan berada di tempat yang sama yakni Kantor Lingkungan Hidup.

    Belum bisa dipastikan apakah mereka merupakan pasangan suami istri atau bukan. Namun para netizen berpendapat, seandainya mereka suami-istri pun, hal semacam itu tak layak dipertontonkan. Berciuman di tempat umum banyak komentar negatif bernada kecaman datang dari netizen usai melihat foto tersebut.

    Bahkan Zack Laia menyebut foto ciuman saat merayakan hari Valentine itu membuat nilai luhur Budaya Nias menjadi luntur dan sebagai sesuatu yang memalukan

    Inilah Program terbaru dari Pemda Nias selatan... Merayakan Valentine dengan cara seperti pada gambar dibawah ini."

    "Sungguh sangat memprihatinkan, Seharusnya yang perlu diangkat adalah Nilai-nilai luhur Budaya Nisel yang sangat baik.. bukan budaya Eropa yang memalukan seperti ini.. Salam "MJS: Mencium Jangan Sembarangan"." tulis Zack dalam postingannya.


    Menurut mereka para PNS tersebut sudah tidak menjunjung nilai kebudayaan warga nias lagi. Pasalnya sudah mengajari hal yang tidak pantas dilakukan di depan publik.

    "Udah senget x, ngajarin yg ngk senononh di depan publik..... Mari kita jujung tinggi adat istiadat nias...," ujar Gevarrel Senoni.

    Bahkan akun Ratna Zeb malu setelah melihat foto tersebut tersebar di dunia maya hingga bertanya apakah Pemkab Nias Selatan tidak memiliki program yang lebih layak lagi sehingga harus merayakan hari valentine dengan cara berciuman seperti itu?

    "Wiihhhh,saya ja yg lht ini mersa malu,,,apa tdk ada program yg lbh layak lg?hal ini bisa merusak moral dan menurunnya nilai budaya yg sesungguhnya...#parah....!!!!" tulisnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari Pemkab Nias Selatan.(Sumber: medan.tribunnews.com/int)

    ,

    TobaTimes - Choiron (38) mengaku ampunan-ampunan melayani istrinya, WHN (30) yang hiperseks. Karena itulah, Choiron meminta bantuan pria lain untuk membantunya memuaskan birahi sang istri. Seks bertiga (threesome) hingga seks gangbang (bercinta ramai-ramai) pun dilakukan untuk memuaskan birahi WHN.

    Ilustrasi.
    Namun pengakuan Choiron dianggap janggal. Diduga, pengakuan warga Jalan Demak 266 Surabaya Jawa Timur itu hanya untuk menutupi kelakuannya yang tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang.

    Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya akan memeriksakan kejiwaan Choiron. Pemeriksaan kejiwaan ini dilakukan lantaran dugaan adanya kelainan seksual yang dialami pelaku yang menjual istrinya lewat akun media sosial facebook (FB) dengan penawaran dapat melayani hubungan seks threesome hingga gangbang.

    Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan bahwa pemeriksaan kejiwaan ini akan dilakukan, Senin (6/2). Hasil dari pemeriksaan ini untuk mengetahui kejiwaan pelaku.

    “Kami menduga pelaku memiliki kelainan seksual. Jadi, kami akan membawa pelaku untuk diperiksa kejiwaannya ke psikolog di RS Bhayangkara Polda Jatim,” tutur Shinto, Kamis (2/2).

    Dia mengatakan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku. Pemeriksaan ini untuk mengungkap pelaku melakukan penjualan istrinya sudah berapa kali.

    “Sebab, kami yakini kalau pelaku sudah menjual istrinya lebih dari tiga kali seperti pengakuannya,” terangnya.

    Tak hanya pelaku, Shinto mengatakan jika polisi juga akan memeriksaan kejiwaan dari korban WHN. Sebab, istri Choiron ini menurut pengakuan pelaku memiliki kelainan seksual yakni memiliki nafsu seks berlebihan atau hiperseks.

    “Sekalian, korban (WHN) akan kami bawa dengan pelaku ke rumah sakit untuk kami periksakan lebih lanjut kejiwaan mereka,” ucap perwira asal Medan ini.

    Seperti diketahui, kasus ini terbongkar saat Choiron bersama istrinya WHN tertangkap bersama dua orang pria saat melakukan hubungan seks dengan cara keroyokan di sebuah hotel melati di kawasan Mastrip, Kedurus.

    Hal ini dipicu rasa tidak puas Choiron dan istrinya ketika berhubungan intim sebagai pasangan suami istri. Ketidakpuasan ini muncul lantaran fantasi seks Choiron yang gemar menonton film porno dan istrinya yang hiperseks.

    Untuk mencari kepuasan, Choiron lantas menawarkan istrinya WHN kepada Sugianto. Saat itu, Choiron hanya meminta Sugianto untuk membayar Rp 50 ribu. Setelah itu, Choiron kembali meminta Sugianto untuk berhubungan seks dengan istrinya dengan gratis dengan syarat dia juga ikut dalam permain seks itu atau melakukan threesome.

    Masih belum puas, Choiron kembali meminta Sugianto untuk mencari pelanggan yang mau melakukan aksi seks keroyokan atau gangbang dengan istrinya. Sugianto pun mencari pelanggan hidung belang tersebut lewat grup medsos FB bernama Swinger Indonesia.

    Sekali kencan dengan WHN, Sugianto menawarkan tarif Rp 500 ribu saja. Setelah menemukan pelanggan, mereka pun melakukan pesta seks gangbang di sebuah hotel di Jalan Mastrip sebelum akhirnya ditangkap polisi. (TT/int)

    Lirik Lagu Ost Berkah Cinta - Lagu Menemukanmu yang dinyanyikan oleh IDP alias Indah Dewi Pertiwi ini sepertinya telah menjadi Ost sinetron Berkah Cinta. Sinetron Berkah Cinta merupakan produksi Sinemart. Dan untuk pemeran utama Sinetron Berkah Cinta akan dibintangi oleh Irish Bella sebagai pemeran Tania dan Giorgino Abraham akan berperan sebagai pemeran Eros.

    Lagu Menemukanmu yang akan menjadi

    Lirik lagu Ost Orang-orang Kampung Duku - SCTV kembali akan menayangkan sinetron barunya yang berjudul Orang-orang Kampung Duku (OOKD). Menurut jadwal yang disiarkan pihak SCTV, sinetron ini akan mulai tayang pada tanggal 20 Februari 2017 mendatang. Dan pastinya akan memuat cerita yang tak kalah menarik.

    Sinetron Orang-orang Kampung Duku (OOKD) SCTV ini nantinya akan dibintangi oleh sederet

    ,


    Ilustrasi.
    TobaTimes - Sejumlah survei menyebutkan bahwa bulan-bulan tertentu banyak dimanfaatkan orang untuk berpisah dari pasangan atau bercerai. Kini sebuah survei mengungkapkan bahwa ada bulan yang banyak mengundang orang untuk berselingkuh. Itu adalah bulan Januari.

    Laporan ini didapat dari Gleeden, situs bagi orang-orang yang selingkuh dari pernikahannya. Menurut situs itu, orang-orang yang registrasi di situsnya meningkat sampai 320 persen, khususnya Senin kedua, dua minggu setelah Natal, yaitu pada tanggal 9 Januari 2017, seperti yang dilansir Womens Health Mag.

    Gleeden menyurvei 13.000 orang dan mengungkap 52 persen di antaranya berselingkuh di bulan pertama ini. "Untuk mendapatkan kembali kebebasan mereka setelah musim liburan," jadi salah satu alasannya.

    Sebanyak 26 responden mengatakan alasannya adalah ingin mencoba sesuatu yang baru di awal tahun yang baru.

    Direktur komunikasi Gleeden yang bernama Solene Paillet mengatakan dalam rilisnya jika ia tak terkejut dengan hasil survei. Justru menurutnya, selingkuh jadi kebutuhan untuk membuat rutinitas lebih menarik. (TT/INT)

    ,


    Ilustrasi.
    TobaTimes - Istri tak tahu diri, sebut saja namanya Mela. Dia seharusnya melayani suami dengan baik, tapi wanita 28 tahun itu malah melakukan perbuatan yang melukai Unto, suaminya.

    Warga Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) itu selingkuh dengan tetangganya berinisial BS.

    Mela melakukan perbuatan terlarang itu ketika RJ sedang bekerja sebagai sopir di wilayah Kalimantan Timur.

    Tak terima dengan perbuatan Mela, Unto langsung melaporkan kasus perselingkuhan itu ke Polsek Padang Batung.

    Kapolsek Padang Batung Ipda Tugiana mengatakan, kasus itu terbongkar ketika Unto pulang bekerja. Unto menerima informasi dari tetangga yang mengatakan bahwa Mela selingkuh dengan BS.

    Unto lantas menginterogasi Mela. Hati Unto remuk redam ketika HS mengaku sudah beberapa kali mandi keringat dengan BS sejak Desember lalu.

    "Menurut keterangan Mela, dia sudah beberapa kali berhubungan badan dengan BS, saat RJ bekerja sebagai sopir. Saat ini, Mela dan BS sudah kami amankan untuk proses selanjutnya,” ujar Agus, Sabtu (7/1) lalu. (TT/int)

    ,


    TobaTimes - Sungguh gila dan memprihatinkan. Pergaulan siswa SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin liar. Mereka tak segan-segan berbuat mesum di tempat umum.

    Siswi SMP mesum di semak-semak.
    Baru-baru ini, sepasang siswa SMP sedang berbuat mesum di semak-semak tepi jalan. Keduanya sudah membuka pakaian, tetapi aksi mesum dihentikan karena diteriaki seorang wartawan. Kejadian bermula ketika wartawan meliput antrean panjang di SPBU Jalan APT Pranoto.

    Di salah satu bukit dekat SPBU, sepasang remaja tengah asyik begituan di balik semak-semak. Wartawan lantas mendekati pasangan mesum itu, kemudian berteriak. Pasangan siswa SMP yang sedang asyik memadu kasih itu kaget dan panik. Keduanya langsung bangkit dan berlari tanpa arah. Tapi mereka lari meninggalkan lokasi.

    Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko mengaku kaget mendengar kejadian itu. Dia mengakui, selama ini, jajaran memang belum pernah mengadakan penelusuran ke daerah jalan baru tersebut.

    "Tugas kami memang mencegah hal-hal yang buruk terjadi. Tetapi untuk daerah yang kurang tersentuh seperti itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Polisi tidak setiap waktu bisa mengontrol. Personel kami pun terbatas," ujar Bergas.

    Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda Adji Suwignyo menuturkan, pendidikan seks di usia dini memang sangat perlu.

    "Mereka memang perlu pembekalan seks. Orang tua harus membuka komunikasi yang baik terhadap anak-anaknya. Agar anak bisa terbuka untuk menceritakan hal-hal yang ingin dia ketahui," ujar Adji. (TT/int)

    ,


    TobaTimes, Jakarta - Ini gaya hidup masyarakat perkotaan. Pesta seks di malam tahun baru bukan lagi rahasia umum. Tak jarang cewek cowok menjadikan momentum pergantian tahun sebagai kesempatan terbaik untuk melakukan pesta seks.

    Ilustrasi.
    Sejumlah pasangan muda sudah mencari tempat terbaik untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Salah satu lokasi favorit untuk merayakan tahun baru yakni kawasan Puncak Bogor Jawa Barat. Sebagian vila di kawasan Puncak Bogor pun sudah dibooking. Beberapa dari mereka terang-terangan mengaku akan melakukan pesta bersama pacar dan teman-temannya.

    Seorang gadis, sebut saja namanya Putri, warga asal Jakarta, mengaku sering menghabiskan waktu senggang di Puncak. Apalagi saat libur tahun baru 2017 nanti.

    "Biasa, nyari vila buat pesta sama pacar dan buat temen-temen kongkow. Takut kehabisan, jadi mau booking dari sekarang,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor.

    NZ (23), warga Kabupaten Bekasi, mengakui hal yang sama. Dia sudah empat kali menghabiskan malam tahun baru di Puncak. “Sejak SMA sama teman-teman ngabisin tahun baruan di sini. Alasannya aman dari razia,” katanya.

    Hal itupun diamini salah satu pemilik vila di Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Rendra Wibawa Septiawan (45). Menurutnya, pada H-20 tahun baru 2017, vila-vila sudah mulai dibooking.

    "Biasanya anak muda dan pasangan-pasangan. Kalau soal pesta seks, ya itu udah biasa. Soalnya puncak tahun baru aman. Gak ada razia. Polisi sibuk mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.

    Sementara itu, data dari Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Puncak mencatat sudah 60 vila yang sudah dibooking. Kebanyakan berasal dari Jakarta dan Bekasi. "Itu angka booking dari vila-vila sewaan secara manual. Kalau untuk online belum kami cek,” kata Ketua Kompepar Puncak, Teguh Maulana. (TT/int)

    ,


    TobaTimes, Kaltim - Zaman semakin meresahkan. Pergaulan remaja juga semakin gila. Antara lain terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin memprihatinkan.

    Ilustrasi.
    Di salah satu bukit dekat SPBU, sepasang remaja tengah asyik begituan di balik semak-semak. Yang lebih memprihatinkan, saat itu, mereka masih mengenakan seragam SMP lengkap dengan atributnya.

    Menyadari kehadiran orang lain, si perempuan tampak berdiri lalu berlari tanpa arah. Tetapi, usahanya tidak diperbolehkan oleh pasangan prianya. Lima menit mencari jalan keluar, akhirnya mereka dapat menemukan motor yang diparkir. Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko mengaku kaget mendengar hal itu.

    Dia mengakui, selama ini, jajarannya belum pernah mengadakan penelusuran ke daerah jalan baru tersebut.

    "Tugas kami memang mencegah hal-hal yang buruk terjadi. Tetapi untuk daerah yang kurang tersentuh seperti itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Polisi tidak setiap waktu bisa mengontrol. Personel kami pun masih terbatas,” terang Bergas.

    Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda Adji Suwignyo menuturkan, pendidikan seks di usia dini memang sangat perlu.

    “Mereka memang perlu pembekalan seks. Orang tua harus membuka komunikasi yang baik terhadap anak-anaknya. Agar anak bisa terbuka untuk menceritakan hal-hal yang ingin dia ketahui,” ujar Adji. (TT/int)

    ,


    TobaTimes - Heboh ‘Om Telolet Om’ sungguh menyihir seluruh belahan dunia. Setelah musisi dan selebritas dunia, kini para  sepakbola dunia ikut dengan demam klakson bus itu.

    Radja Nainggolan.
    Pemain Belgia berdarah Batak Radja Nainggolan yang dekat dengan Indonesia, juga ikutan. Setelah mengetahui asal-usul darah yang mengalir di tubuhnya dan mengunjungi Indonesia, ia seperti tak bisa melepaskan diri dari negara asal ayahnya itu.

    Kepedulian dan perhatiannya untuk Indonesia pun ia tunjukkan kala Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2o16 lalu dengan selalu meng-kicau-kan dukungan dan harapannya untuk keberhasilan skuad Merah Putih.

    Kini, ‘Om Telolet Om’ yang memang diawali dari Indonesia dan menggema di seluruh penjuru dunia pun sudah menjangkitinya. Melalui akun twitter miliknya, Radja pun ber-cuit meski ia tak mengerti betul apa itu artinya:

    "INDONESIA : OM.TELOLET.OM #omteloletom whatever that means…” cuit Radja.

    Sebelumnya, eks kaptem Jerman Michael Ballack pun dibuat kebingungan manakala mendapati ‘Om Telolet Om’ itu membanjiri jagat internet dari Indonesia. Ballack kemudian mengunggah postingan tersebut melaui akun twitter miliknya. (TT/int)

    ,


    TobaTimes - Senin (19/12/16) malam, Polres Tabanan, Bali, menggerebek lokalisasi di Terminal Pesiapan. Hasilnya, ada lima pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia.

    Ilustrasi.
    Salah satu PSK yang bernama Giana (37) mengaku terpaksa menekuni profesi sebagai penjual jasa esek-esek itu. Perempuan yang hanya lulusan sekolah dasar itu merasa terdesak oleh tuntutan ekonomi.

    "Ya mau bagaimana lagi karena keadaan. Sudah ditinggal suami, sekarang kebutuhan anak saya kuliah banyak,” ungkap ibu satu anak itu.

    Sebelumnya, Satuan Sabhara Polres Tabanan juga telah mengamankan lima orang PSK dari Terminal Pesiapan lengkap dan seorang pria hidung belang.  Praktik prostitusi di Persipan sebenarnya sudah berlangsung sejak lama.

    Peminat PSK di Persipan pun datang dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, sopir truk hingga pelajar.

    Namun, di balik keberadaan lokasi prostitusi tersebut tak sedikit masyarakat disekitar lokasi yang risi. Sebab, di lokasi itu juga ada tempat suci berupa musala.

    Sedangkan, salah seorang pedagang yang sering kali berjualan di sekitar Terminal Pesiapan, Nu Made Sudi (40) menyebut razia itu kurang maksimal.

    Sebab, razia dilakukan saat lokalisasi Persipan masih sepi PSK. “Siang dan sore biasanya akan semakin ramai,” ujarnya. (TT/int)

    ,


    TobaTimes - Hubungan percintaan dua insan beda usia berujung ke ranah hukum. Pemuda bernama Azmi alias Jemek (23), memiliki kekasih seorang perempuan bernama Sri (40) dan sudah memiliki anak gadis, Ayu (20).

    Ilustrasi.
    Tepatnya Sabtu (17/12/16), Jemek sedang tidur di kamar sang kekasih di Jalan Karya Darma, Medan Johor. Ketika itu Sri sedang tidak rumah. Sementara anak Sri yang bernama Ayu (22) baru pulang dan hendak mengambil laptop di kamar ibunya. Padahal, selama ini kebersamaan Jemek dan Sri selalu luput dari pengetahuan anaknya.

    Saat hendak mengambil laptop, dia melihat seseorang yang sedang tertidur pulas. Tak ayal dia meneriaki maling. Teriakan itu membuat warga sekitar terperanjat dan mengempung sang pelaku.

    Mengetahui ada orang ramai di rumah kekasihnya, Jemek terperanjat. Alhasil, Jemek nyaris jadi bulan-bulanan massa, dia pun akhirnya digiring ke kantor polisi.

    Kepada petugas, Jemek mengaku, sebelum kejadian itu dia diminta oleh Sri untuk datang. Lantas Pria bertubuh kekar ini pun tak dapat menolak permintaan Sri. Pasalnya di antara mereka sudah ada kesepakatan untuk saling memberi dan menerima, khususnya dalam urusan tertentu.

    Jika Jemek menolak, tentu sang kekasih akan marah besar karena mengingkari kesepakatan itu.

    “Kami pacaran Pak. Aku datang ke rumah itu karena diminta Sri. Kami memang sudah membangun kesepakatan agar saling memberi dan saling memahami. Aku takut, jika menolaknya dia marah sama aku,” kata Jemek kepada penyidik Mapolsek Delitua, Senin (19/12/16).

    Menurutnya, mereka memang sudah sering berduaan di rumah itu, terlebih saat anak-anak Sri sedang tidak di rumah. “Sudah sering Pak. Kami kadang sama-sama memasak dan lainnya. Aku sayang sama dia Pak,” ucap Jemek.

    Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna membenarkan kalau Jemek diarak warga ke Mapolsek Delitua karena tuduhan pencurian.

    "Namun unsur pencurian itu belum ditemukan. Sebab dia datang ke rumah itu atas permintaan pemilik rumah. Tetapi, apakah ada unsur pidana dalam kasus ini, kita sedang menyelidikinya,”  ujar wira. (TT/int)

    ,


    TobaTimes - Mahasiswi Djuanda Bogor bernama Sitroneli (21), tewas usai minum kopi dan makan pizza di Cafe Rollas, Jalan Antang I Palangka Raya, Minggu (18/12/16).

    Ilustrasi.
    Sebelum tewas, Sitroneli sempat muntah darah usai minum kopi di cafe tersebut. Sitroneli berada di Palangka Raya dalam rangka mengikuti program Kementerian Ristekdikti yakni pertukaran mahasiswa dan melakukan studi di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP).

    Wakil Rektor IV UMP DR HM Yusuf MAP ketika dikonfirmasi Minggu malam membenarkan kejadian tersebut. Yusuf menyebut Sitroneli adalah mahasiswi Djuanda Bogor.

    "Betul, korban adalah mahasiswi Universitas Juanda Bogor. Dia merupakan satu dari 15 rombongan mahasiswa Univ. Juanda yang sedangn mengikuti program Kemenristrkdikti untuk pertukaran mahasiswa dengan UMP,” kata Yusuf.

    Yusuf mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi 4 orang mahasiswa, termasuk korban bermaksud bersantai di Cafe Rollas. Di cafe tersebut korban dan ketiga temannya memesan pizza dan kopi yang belum diketahui jenisnya.

    Tidak berapa lama kemudian, setelah makan piza dan minum kopi, korban muntah darah berkepanjangan hingga kemudian dievakuasi ke RSI Muhammadiyah Palangka Raya.

    "Tapi nyawa korban rupanya tidak tertolong. Sekitar pukul 20.30 WIB, dokter menyatakan korban meninggal dunia,” kata Yusuf.

    Menurut Yusuf, saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak Polda Kalteng. Polisi juga memeriksa tiga mahasiswa yang menemani korban makan minum di Cafe Rolas. (TT/int)

    Lirik Lagu OST Gerhana Bulan Merah - SCTV kembali akan menayangkan sinetron barunya yang berjudul Gerhana Bulan Merah. Menurut jadwal yang diumumkan oleh pihak SCTV, sinetron ini akan mulai tayang besok pada tanggal 19 Desember 2016 pukul 17.45 WIB. Sinetron ini memuat cerita yang menarik loh..

    Selain memiliki jalan cerita yang mengingatkan untuk bernonstalgia dengan sinetron Gerhana yang pernah

    Lirik Lagu Purnama Merindu - Yups lagu Purnama Merindu versi Siti Nurhaliza ini merupakan salah satu lagu yang sangat menarik untuk didengar dan dihayati. Lagunya bagus dan dinyanyikan pula oleh Siti Nurhaliza yang konon memiliki suara merdu menambah gurihnya lagu ini untuk diperdengarkan.

    Tapi sudah tahukan Siti Nurhalizah itu siapa? Dia adalah penyanyi no. 1 bagi negaranya Malaysia yang begitu

    ,


    TobaTimes - Sebut saja namanya Unto (45), seorang anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Pelabuhan Tanjung Perak.  Dia rela pulang­pergi (PP) Jember­Surabaya untuk bertemu anak istri setiap hari.

    Ilustrasi.
    Tapi karena kelelahan di jalan, seringkali Unto tidak bisa memberikan nafkah batin ke sang istri, sebut saja namanya Mela (40). Tapi sedihlah nasib kawan ini. Bayangkan, ia rela pulang pergi Jember-Surabaya yang waktu tempuhnya bisa mencapai sekitar 5-6 jam, demi bertemu dengan istri dan anak-anaknya tiap hari.

    Tapi perjuangan pulang-pergi Jember-Surabaya tiap hari itu dibalas istrinya dengan air tuba. Mela mengajukan gugatan cerai karena menganggap bahwa suaminya tak bisa memuaskan hasratnya.

    "Istri itu pikirannya begitu (berhubungan badan, red) saja. Padahal kalau saya egois, tidak mungkin saya PP Jember-Surabaya, kan jauh dan capek. Tiap hari berangkat pukul 03.00 pagi, pulang sore pukul 17.00,” kata Unto di sela sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA) Klas I Surabaya.

    Dalam sidang itu, gugatan yang diajukan Mela adalah karena faktor biologis. Mela menyatakan tidak puas dengan suaminya. Ia merasa suaminya sering ’keluar’ lebih dulu, sementara dia belum apa­apa. Belum lagi, sang suami kerap beralasan capek kalau dia lagi sedang pingin.

    Untuk gugatan cerai dari sang istri, Unto mengaku tidak keberatan. Bahkan dia akan dengan senang hati membantu mempercepat perceraian itu karena sang istri memang meminta. Namun untuk tuntutannya, Unto mengaku sangat keberatan sampai meminta bantuan seorang pengacara.

    Sebab untuk cerai, Mela menuntut macam­macam. Mulai dari harta gana-gini rumah di Jember, sampai jatah nafkah untuk anak­anak selama setahun. Unto mengaku tidak akan memberikan tempat tinggal mereka di Jember, karena rumah itu adalah hasil kerja kerasnya.

    Mela memang ikut bekerja membantu nafkah rumah tangga. Tapi menurut dia, Mela lebih banyak mengirimkan hasil kerjanya itu ke orang tuanya yang tinggal di kawasan Demak, Surabaya.

    "Istri saya memang asli Surabaya, tapi dinas di Jember. Dia itu memang sejak dulu wanita yang kurang bersyukur. Coba lihat teman­teman saya yang lain. Karena suaminya kerja jauh, mereka milih tinggal di basecamp karena capek kalau harus pulang­pergi,” ujar Unto.

    Unto mengakui, dia memang kelelahan di jalan karena jarak yang terlalu jauh pulang pergi Jember­Surabaya. Akan tetapi, Mela seakan tidak mau tahu dan tidak pernah melihat kondisi fisik suaminya yang kini sudah menginjak usia 45 tahun.

    “Pokoknya dia minta dilayani set-set wes, langsung tancap gas. Di situ, saya sering menggos-menggos dan akhirnya ya nyerah duluan kalau di ranjang sama istri," katanya. (TT/int)

    ,


    TobaTimes, Kalteng - Seorang mahasiswi cantik bernama Norhalissa Aditya (18), tiba-tiba hilang secara misterius. Mahasiswi yang kuliah di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), itu hilang dari kios fotokopi tempatnya bekerja.

    Norhalissa Aditya.
    Dia pergi tanpa memberi tahu keluarga maupun temannya. Selain itu, ditemukan bercak darah di kios fotokopi tempatnya bekerja. Kehilangan Norhalissa membuat geger warga Jalan Trans Kalimantan, kilometer 10, Desa Pulang Pisau, Rabu (14/12). Terlebih, warga menemukan bercak darah di tempat kerja Norhalissa.

    Kakek Norhalissa, Hidayat, mengatakan, cucunya tidak pernah bertingkah aneh seperti pergi meninggalkan rumah tanpa pamit. Norhalissa, kata dia, bersekolah dan tinggal di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat. Namun sejak kuliah di UMP Pulang Pisau, Norhalissa pindah ke Pulpis ikut mereka.

    Menurut Hidayat, kehilangan Norhalissa baru diketahui pada Rabu pagi (14/12). Saat itu, Hidayat baru pulang menyadap karet di kebun. Ketika sampai di kios, Nisa (sapaan Norhalissa) sudah tidak ada.

    "Pas kami pulang (menyadap karet) sekitar pukul 8.30 dia sudah tidak ada. Kami cari dan tanya tetangga di sekitar juga tidak ada. Anehnya, kios masih buka dan ada beberapa yang berantakan,” ujar Hidayat.

    Hidayat menduga Norhalissa menjadi korban perampokan. Sebab, uang dan emas di kios miliknya juga hilang. Kondisi kios juga berantakan. Namun anehnya tidak ada tetangga yang tahu kejadian tersebut.

    “Uang yang ada di laci Rp 500 ribu, cincin emas sekitar 15 gram juga hilang. Pas kami lihat, rupanya ada bercak darah juga di lantai. Kami tanya tetangga kanan-kiri tidak tahu ada kejadian apa di sini,” ujar Hidayat. (TT/int)

    ,


    TobaTimes, Jakarta - Seorang pria yang masih muda berinisial JMS (19), ditemukan tewas tergantung dengan leher terjerat di sebuah kamar kos di kawasan Kayu Manis, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (11/12). Dia diduga mengakhiri hidupnya karena patah hati.

    Ilustrasi.
    Kasubag Humas Polres Jakarta Timur AKP Wasiem mengatakan, mayat pemuda itu ditemukan saksi ML (30) dalam kondisi terikat di atap pintu kamar kostnya.

    "Jadi saksi datang ke tempat korban dengan mengetuk pintu, namun tak ada jawaban, lalu saksi ini mengintip ke dalam dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam. Saksi pun langsung membuka pintu kamar kos korban yang sudah tak bernyawa," ujar Wasiem kepada wartawan, Senin (12/12/16).

    Dia menambahkan, saksi yang mengetahui bahwa korban sudah tak bernyawa, sempat teriak histeris sehingga mengundang salah satu teman kos korban, Cica Nuryessu (20), datang dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

    "Cica yang menghampiri sempat kaget dan keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat, untuk selanjutnya pihak kepolisian langsung datang ke lokasi."

    Salah satu saksi mengatakan, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat mengutarakan isi hatinya namun ditolak oleh saksi yang diketahui sudah memiliki suami.

    "Jadi korban ini sangat mencintai si saksi, namun saksi ini menolak karena sudah memiliki pendamping hidup. Korban pun sempat mengatakan akan melakukan sesuatu terhadap dirinya, namun itu baru dugaan bahwa korban mengakhiri hidupnya lantaran ditolak," katanya.

    Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, korban memang mengakhiri hidupnya dengan mengikatkan kepalanya menggunakan kain seprai berwarna merah.

    "Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan untuk visum lebih lanjut korban dibawa ke rumah sakit terdekat," ujarnya. (TT/int)

⬆
Top