Jawa Barat, Terkini
CIBINONG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bogor yang berencana merelokasi lebih dari 800 lebih PKL atau Pedagang Kaki Lima di pinggir Jalur Puncak terhambat permintaan perusahaan pengelola rest area. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat Dace Supriyadi kesulitan memenuhi keinginan mereka untuk membuka lokasi di luar rencananya.
"Jika dengan PT Sumber Sari Bumi Pakuan soal lokasi, sementara dengan PTP Gunung Mas masih membicarakan bentuk kerjasamanya seperti apa. Apakah sewa menyewa, pinjam pakai atau kerjasama operasional," kata Dace di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor, Jumat 14 Juli 2017.
Pihak perusahaan kata Dace, minta dilibatkan mengelola rest area yang dijadikan tujuan relokasi. Dari yang awalnya disepakati di sekitaran Masjid At-Tawun, Dace mempertanyakan alasan perusahaan tersebut yang belakangan meminta lokasi dipindahkan ke depan restoran Rindu Alam.
Ia mengakui pihaknya keberatan mengabulkan permintaan PT Sumber Sari itu. Dace beralasan, pemindahan lokasi di kawasan perkebunan teh memerlukan kajian lebih lanjut. Lokasi tersebut menurutnya termasuk kawasan hijau sehingga tidak boleh dialihfungsikan untuk rest area.
Menimbulkan kemacetan di PuncakDace mengatakan, kesepakatan di antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan baru sebatas pinjam pakai sarana olahraga gantole untuk relokasi sementara PKL. Para pedagang dipastikan segera dipindahkan lagi dari sana setelah pemerintah dan pihak perusahaan mencapai kesepakatan terkait tujuan relokasi.
"Kami komunikasi terus. Karena itu aset kedua perusahaan itu. Jadi kami mau carikan solusi untuk kompensasinya," kata Dace meyakinkan. Ia menegaskan tujuan relokasi itu untuk menata keberadaan PKL terutama yang berada di pinggir jalan raya. Menurutnya, keberadaan PKL turut menimbulkan kemacetan di jalur Puncak.
Menanggapi permasalahan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan meminta pemerintah daerah memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Lalu Lintas di tempat relokasi yang diminta pihak perusahaan. Menurutnya, keberadaan rest area di Jalur Puncak sudah cukup menimbulkan kemacetan.
"Misalnya yang di depan Kantor Kecamatan Cisarua. Kenapa Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) dan Amdalnya bisa keluar? Itu kan malah bisa menambah simpul kemacetan karena di sana salah satu titik kemacetan yang cukup parah," kata Iwan mencontohkan. Ia menilai, tidak seharusnya lokasi di seberang kantor kecamatan dijadikan rest area.***
taken from http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/07/14/relokasi-pkl-puncak-terhambat-permintaan-perusahaan-pengelola-rest-area-405208Jawa Barat, Terkini
Metrotvnews.com, Bandung: Lima terduga teroris kelompok Buahbatu sudah ditangkap Tim Densus 88 Antiteror. Kelimanya merupakan jaring sel-sel baru Jamaah Anshar Daulah (JAD).
"Jadi mereka ini tergolong baru, hal ini terlihat dari cara membuat bom, belajar berjihad, dan radikalisme. Mereka mempelajarinya lewat internet," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus usai penggeledahan rumah RS, Jalan Sadang Kampung Sekeloa Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu Tengah Kabupaten Bandung Jumat petang 14 Juli 2017.
Yusri menjelaskan sepak terjang kelima terduga teroris ini juga terlihat dalam merakit bom panci, mulai dari kekuatan besar dan kekuatan kecil. Seluruh kegiatan perakitan dilakukan di kamar kontrakan AW."Karena dia (AW) punya kelebihan merakit bom, beberapa kali percobaan dilakukan, namun tidak berhasil. Terakhir meledak di kontrakannya yang di Buahbatu Sabtu malam itu," bebernya.
Selain itu, mereka juga sering berkumpul dengan tempat yang berpindah-pindah.
"Kalau berkumpul (rapat), mereka ini biasa pindah-pindah kadang di rumah AR, AA maupun AW. Begitu juga bila pengajian tidak pernah di satu tempat," tuturnya.
Selanjutnya, Yusri menegaskan kelima terduga teroris tersebut berbeda jaringan dengan para pelaku teror di Cicendo, dan insiden Bom Terminal Kampung Melayu.
"Berbeda kalau Cicendo dan Kampung Melayu itu terstruktur dan tergabung dalam JAD Bandung Raya bahkan mereka satu yayasan pengajian namanya Ashaqira Assunah. Sedangkan kalau kelima teroris ini sel-sel baru saja, mereka bergerak secara bersama-sama saja," ungkap Yusri.
Terkait terduga teroris RS yang ditangkap kemarin, Yusri mengatakan, RS dikenal penduduk setempat memiliki kepribadian tertutup dan pendiam. Sehingga warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kegiatan keseharian pria yang bekerja sebagai pedagang beras ini.
"Setiap hari anak ini pendiam, jadi memang warga kurang mengenal," ucapnya.
RS merupakan terduga teroris kelima yang berhasil diamankan oleh Tim Densus 88. Penangkapan pria berusia 24 tahun ini dilakukan, pada Kamis 13 Juli 2017 kemarin di wilayah Subang saat RS tengah berada di rumah tantenya.
Hingga saat ini kelima terduga teroris yang terkait dalam ledakan bom panci Buahbatu Kota Bandung pada Sabtu malam 8 Juli 2017 lalu yaitu AW, KDR, AA, AR dan RS telah diserahkan Polda Jabar ke Tim Densus 88 untuk dilakukan interogasi dan pendalaman lebih lanjut.
(ALB)
taken from http://jabar.metrotvnews.com/peristiwa/0k8jQWgN-lima-terduga-teroris-buahbatu-jaringan-sel-jadTop 5 Popular of The Week
-
TobaTimes - Sungguh gila dan memprihatinkan. Pergaulan siswa SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin liar. Mereka tak segan-segan berbua...
-
Anjaam (1994) Movie Mp3 Songs Badi Muskil Hai_Anjaam Download Barson Ke Bad_Anjaam Download Channe Ke Khet Main_Anjaam Download...
-
TobaTimes - Seorang gadis remaja yanga bahenol berusia 15 tahun, dicabuli DD (30), seorang mandor sebuah perusahaan perkebunan di Desa Mend...
-
Berikut ini Adalah Biodata Fraser Forster Lengkap, Penjaga gawang Timnas Inggris, biodata-artisidolaFraser Forster Biografi Fraser Forster � Lahir di kota Hexham, Inggris, tepatnya pada tanggal 17 Maret 1988. Fraser sendiri adalah seorang ...
-
Diduga disekap majikannya JOMBANG – Persoalan Tanaga Kerja Indonesia (TKI) tak ada habisnya, Kali ini menimpa Dewi Fitri (21) warga Dusun Ge...
-
Beberapa pasangan dapat hamil dengan mudah, sedangkan pasangan lainnya merasa kesulitan untuk hamil. Sebenarnya adanya kesulitan untuk hamil...
-
Kumpulan Full Album Lagu NDX AKA Mp3 Terbaru dan Lengkap 2018 | NDX AKA ialah kumpulan penyanyi hiphop Indonesia yang memiliki bakat dan ...
-
Sinopsis Pangako Sa’yo (Janjiku) MNCTV - Kisah Pangako Sa’yo berawal dari Amor de Jesus yang merupakan mahasiswi keperawatan yang bermimpi m...
-
Penggemar berat film Bollywood mustahil tak tahu film romantis yang satu ini, Kuch Kuch Hota Hai. Ya, film yang dibintangi Shah Rukh Khan, K...
-
Menjadi kebanggaan sendiri ketika orang tua memajang foto anak-anaknya di media sosial. Namun, tahukah Anda? Ternyata tidak semua anak menyu...