Biodata Foto Pemain Kantini D'Hijabers MNCTV - Tentunya anda yang masi penasaran dengan sinetron Ramadhan D'Hijabers tersebut maka kamu akan bisa melihat lanjutanya yang mempunyai judul baru Kantini D'Hijabers tersebut dimana kamu akan melihat keromantisan dan juga religi di sinetron Kantini D'Hijabers tersebut, memang untuk sinetron Ramadan ini akan banyak merombak para pemainnya sehingga kamu

    Biodata Foto Pemain Sambalado Ayu Ting Ting MNCTV - Menarik sekali untuk disaksikan karena sitkom Sambalado tersebut akan membuat para permirsa akan terbahak-bahak dari tingkah lucu artis cantik Ayu Ting Ting dengan sederet artis papan atas komedian yang akan menghibur anda semua yang menonton sinetron Sambalado tersebut. Memang sebelumnya Sambalado masi menggantu untuk tayangnya tetapi nanti ini

    ,


    10 Patung Terbesar Di Dunia
     


    Mahessa83 |  Patung biasanya dibuat sebagai Simbol Ikon di seluruh dunia. Sementara Monumen dibangun untuk memperingati tokoh sejarah yang banyak berjasa untuk negara atau kehidupannya yang sangat luar biasa, dewa atau acara spesial. Patung memiliki meninggalkan kesan yang sangat menakjubkan atau heran dengan perasaan terkejut saat mereka yang melihatnya.



    Biodata Foto Pemain ABC Awas banyak Copet RCTI - Ini adalah salah satu sinetron terbaru dari RCTI yang memang sinetron ini adalah dari lanjutan sitkom preman pensiun, dimana saat ini untuk preman sudah pensiun sehingga tinggal pemain Copet dan tukang todong yang masi belum pensiun sehingga akan menjadi sangat seru sekali aksi-aksi mereka. Banyak sekali tekni untuk dan cara mencopet yang benar

    Biodata Foto Pemain Mawar dan Melati SCTV - Tentunya anda suda tidak sabaran untuk bisa menyaksikan sinetron terbaru SCTV yang hadir di depan anda saat ini yang berjudul Mawar dan Melati ini merupakan kolaborasi artis ternama papan atas yang masi muda dan juga kreatif artis dan aktor tersebut bernama Aliando Syarief yang akan membitangi Sinetron Mawar dan Melati yang akan menjadi pemeran Juan dan

    Biodata Foto Pemain Kos Kosan Me-Me Trans TV - Ini bakalan menghibur sekali karena di program talk show akan mempnyai judul Kos Kosan Me - Me nyari koskosan yang tentunya akan dihuni oleh tiga sekawan, yang akan mengocak perut para penonton Kos Kosan Me-Me tersebut, dimana untuk para pemainnya adalah para komika yang memang sudah tidak asing lagi bagi anda pecinta komika di Indonesia ini.

    Di kos


    TobaTimes, Taput - Jajaran Polres Taput menemukan mayat korban Agustina boru Sitorus yang dibuang di tebing jurang Sipittu-pitu, Desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborongborong Jumat (28/4/17) lalu. Bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Sumut berhasil menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan tersebut.

    Pelaku pembunuhan Agustina (tengah).
    Tersangka yang ditangkap itu adalah Fernando Simangunsong Alias Ando (37), warga Pintu Air, Sei Bulu, Kecamatan Bamban, Serdang Bedagai. Tersangka ditangkap pada Sabtu tanggal (29/4) sekira pukul 08.00 WIB dari kediamannya.

    Team dari Polres Taput yang dipimpin Kasat reskrim AKP TP Butarbutar SH.MH bekerjasana dengan Unit III Dirkrimum Polda Sumut ini berhasil menangkap tersangka setelah berhasil mengumpulkan informasi dan keterangan dari saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan  sementara,  tersangka mengakui seluruh perbuatan yang terlebih dahulu membunuh lalu mengambil seluruh barang milik korban. Tersangka lalu membungkus mayatnya dalam goni (karung) dan membuangnya di jurang si Pittu-pittu, Tapanuli Utara.

    Kapolres Taput AKBP Dudus HD SIK melalui Kasubaga Humas Aiptu Walpon Baringbing meneceritakan kronologis kejadian. Pada Selasa (25/4) sekira pukul 10.00 WIB tersangka menghubungi korban kewat SMS untuk mengajak pergi jalan-jalan. Namun korban menolak karena ada urusan. Setelah beberapa menit kemudian, tersangka menghubungi korban lewat telephone selulernya untuk pergi dan janjian jumpa di Amplas. Akhirnya korban setuju dan datang ke terminal amplas Medan dengan naik becak.

    Mereka bertemu di Amplas. Tersangka yang berprofesi sebagai supir travel ini sudah menyiapkan mobil dan setelah ketemu, korban masuk ke mobil tersangka. Lalu tersangka dan korban  pergi bersama. Di perjalanan, tersangka membujuk korban meminjam uang dan perhiasan, namun korban menolak.

    Karena korban tidak mau menyerahkan perhiasannya, akhirnya timbul niat korban untuk membunuh. Di perjalanan menuju arah Tebing, tepat di daerah kabupaten Serdang Bedagai, tersangka membawa korban ke daerah perkebunan karet. Setelah tiba di tempat sepi dan sunyi, tersangka memberhentikan mobil lalu memperkosa korban di lokasi kebun karet tersebut.

    Korban tidak bisa melawan karena sudah tua. Setelah selesai diperkosa, tersangka kembali menaikkan korban ke dalam mobilnya dan duduk di depan. Karena di dalam mobil korban sudah lemas, tersangka mencekik leher korban di dalam mobil dengan  mempergunakan safety belt. Korban lalu mencekik leher korban hingga tewas. Setelah korban meninggal, tersangka mengambil seluruh barang-barang milik korban berupa uang, kalung, 2 buah HP dan jam tangan. Kemudian tersangka memindahkan korban ke jok belakang mobil Avanza dan melanjutkan perjalanan menuju Tebing.

    Di Tebing , tersangka berhenti di tempat abangnya dan sempat mandi. Setelah selesai mandi, tersangka membeli 2 buah goni atau karung dan kemudian kembali ke daerah perkebunan karet untuk memasukkan korban ke dalam goni. Di daerah kebun karet wilayah Serdang Bedagai, korban dimasukkan ke dalam goni dan melanjutkan perjalanan ke Siantar.

    Di Siantar, tersangka menjual perhiasan emas milik korban dan setelah itu melanjutkan perjalanan ke daerah Balige dan berniat membuang mayat ke jurang si pintu-pintu daerah Siborongborong. Setelah tiba di tepi jurang si pintu-pintu tersangka mengangkat mayat korban dari jok mobil belakang yang sudah dimasukkan ke dalam goni, lalu membuangnya. Lalu tersangka pulang ke rumah di Sei Bambam.

    Baringbing menjelaskan, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut, apakah keterangan tersangka bisa diyakini atau tidak. "Saat ini tersangka ditahan di Polda Sumut karena sampai saat ini yang menangani kasus tersebut adalah unit III Ditreskrimum Polda Sumut," ujar Baringbing. (TT/INT)


Top