TobaTimes - Seorang bintang film panas asal Amerika bernama Vicky Vatte, memang sudah terkenal sebagai salah satu fans fanatik Timnas Indonesia. Menjelang pertandingan final malam ini, Vatte kembali menyampaikan dukungan.

    Vicky Vette mengenakan kostum Timnas Indonesia.
    Kali ini ia bahkan memiliki ramalan tentang skor akhir laga leg kedua Final Piala AFF 2016 yang akan dihelat di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/12) pukul 19.00 wib.

    Dalam cuitannya melalui akun twitter miliknya, @vickyvette ia meramalkan bahwa laga nanti akan berakhir sama kuat alis imbang seperti kala Indonesia bertandang ke Vietnan, yakni 2-2.

    Dia meramalkan, pemain yang akan menjebol gawang Thailand adalah Stefano Lilipaly dan Boaz Salossa.

    I predict.. #Indonesia 2-2 #Thailand Final Leg.. #Indonesia win! (goals by @Stefan0Lilipaly & @Boaz86Salossa rt!#AFFSuzukiCup pic.twitter.com/rrllAqYsw1

    Demikian cuitan Vette. Ia juga kecewa mengetahui bintang Indonesia Andik Vermansyah cedera dan tak bisa diturunkan di laga penentuan tersebut, ia pun berang bukan main.

    "Sialan, tak ada Andik Vermansyah di leg 2 untuk Indonesia?! Itu menyebalkan!” cuitnya.

    Karena itu, ia memberikan dukungan moril berupa sebuah ciuman agar pemain asli alumni Pesebaya Surabaya itu agar bisa cepat sembuh. “Ciuman untuk @andik_vermansah -Semoga cedera lututmu segera membaik,” katanya.

    Seperti diketahui, Indonesia hanya butuh hasil imbang dengan skor berapapun untuk memastikan diri sebagai juara Piala AFF 2016. Sedangkan Thailand, minimal harus menang 1-0 atau skor berapapun dengan margin 2 gol atau lebih. (TT/int)

    Biodata Foto Pemin Geet ANTV - Suda tidak asing lagi untuk program baru di ANTV yang akan tayangkan segera Drama India Geet, yang akan mempunyai cerita tentang Pernikahan dini. Untuk Sinopsis Akhir Cerita Geet sampai dengan Episode 470. Tentunya hal ini tidak akan pajang, dan dipastikan sangat menarik sekali untuk Sinopsis Geet Episode 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 - Terakhir tentunya.

    Memang untuk saat

    , ,


    Cut Beby Tsabina - Profil, Fakta, Biografi, dan Foto Cut Beby Tsabina Terbaru dan Terlengkap
    Diartikel kali ini, saya selaku admin blog Biodata Foto dan Fakta ini akan membahas mengenai seorang artis yang bernama Cut Beby Tsabina, yea, disini saya akan menulis semua informasi yang saya ketahui tentang Cut Beby Tsabina, seperti mengenai Biodata Cut Beby Tsabina, Profil Cut Beby Tsabina, Biografi

     

    Berlatih di hotel.

    TobaTimes, Bangkok - Timnas Indonesia berlatih dengan kondisi fasili‎tas seadanya pada Kamis (15/12/16) malam di Bangkok, Thailand. Karena tak ada lapangan di belakang hotel, mereka pun berlatih di lantai 10 hotel fourwings, Bangkok.

    Jangan bayangkan lantai 10 seperti lantai-lantai hotel yang ‎lain, yang berisi kamar-kamar. Di hotel tempat Timnas menginap jelang laga final leg kedua Piala AFF 2016, pada 17 Desember nanti, lantai 10 adalah ruangan fitnes.

    "Ya, nggak ada lapangan. Di belakang ternyata adanya halaman orang. Jadi Timnas latihan di samping tempat fitnes dan kolam renang," kata Bandung Saputra, Media Officer Timnas, Kamis malam.

    Karena itu, latihan pun terbatas asal pemain-pemain bisa menggerakkan ototnya dan melakukan recovery otot setelah kelelahan bermain pada Rabu (14/12/16) malam.

    "Ini untuk membuang asam laktat saja sehabis main. Karena tempat terbatas, latihan pun nggak lama. Yang mimpin asisten pelatih, latihan sekita 15-20 menitan saja," katanya.

    Seluruh pemain mengikuti latihan kecuali Andik Vermansah ‎yang beristirahat di kamarnya karena memang tak memungkinkan untuk bergerak berlebihan. Leg kedua final Piala AFF 2016 sendiri bakal digelar Sabtu (17/12/16). (TT/int)


    TobaTimes, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanggapi tudingan yang menyebut dirinya berpura-pura menyesal dalam persidangan. Tangisannya di pengadilan dituding sebagai air mata buaya.

    Ahok
    “Saya kira silakan orang boleh tuduh macam-macam, bebas kan,” ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

    Seperti diketahui, Ahok sempat menangis saat membacakan nota pembelaan di persidangan perdana kasus penistaan agama yang membelitnya, Selasa (13/12/16). Pria bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama ini menangis saat menceritakan riwayat hidupnya.

    Ahok yang lahir dari pasangan nonmuslim di Belitung Timur diangkat menjadi anak oleh keluarga muslim asal Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan. Kecintaan Ahok pada keluarga angkatnya begitu membekas di hatinya. Suara Ahok tertahan ketika menceritakan kisahnya merawat sang ibu angkat hingga ke pemakamannya. Kata Ahok, dia tidak mungkin melecehkan agama Islam, agama yang dianut orangtua angkatnya.

    “Ya saya teringat orangtua saya. Kok sedih banget gitu ya, orangtua saya dari dulu bantu Muslim, bapak (angkat) saya juga Muslim yang taat, masa sih saya menghina, menista bapak saya sendiri, ibu saya sendiri. Saya merasa sedih aja. Emosilah kita perasaan kaya gitu,” ucap Ahok.

    Soal banyaknya tanggapan tangisan Ahok itu palsu, petahana Pilgub DKI Jakarta ini tak hirau. Silakan menuduh macam-macam. Namun, dia mencoba meyakini kalau dia adalah pria yang jarang menangis.

    “Saya tuh nggak pernah keluar air mata, pas ayah meninggal saja kita baru keluar air mata,” tandas Ahok. (TT/int)


    TobaTimes, Batubara - Saat petugas Satpol PP Batubara melakukan penertiban di depan Pasar Delima, Indrapura, Rabu (13/12) siang, ada seorang pedagang buah malah cuek. Melihat sikap pedagang buah itu, petugas Satpol PP tampak geram.
    Pedagang liar digusur.
    Tidak jelas apa yang disampaikan petugas Satpol PP itu kepada pedagang buah tersebut. Namun dari foto kelihatan bahwa petugas Satpol PP itu tampak kesal karena si pedagang malah cuek ketika diminta mengangkat seluruh barang dagangannya dari zona larangan berdagang.

    Pantauan wartawan koran ini, seluruh petugas Satpol PP Batubara yang saat itu datang ke lokasi langsung menghampiri satu per satu pedagang, baik pedagang buah maupun sayuran yang menggelar dagangannya di pinggir jalinsum, di depan Pasar Delima Indrapura. Selain melanggar perda, keberadaan para pedagang itu selama ini telah mengakibatkan penyempitan pada bahu jalan, sehingga tampak semrawut dan kumuh.

    Kasatpol PP Batubara Radiansyah, didampingi Kasi Penertiban Elfandi mengatakan, penertiban tersebut dilakukan dalam upaya menjadikan lokasi badan jalan di sekitar depan Pasar Delima menjadi bersih dan indah. Sebelum penertiban, mereka juga sudah melakukan imbauan agar para pedagang pindah. Bahkan imbauan itu sudah disampaikan berulangkali, tapi tidak digubris.

    "Itu sebabnya kita lakukan penertiban,” ujarnya.

    Salahseorang pedagang sayuran yang berjualan di lokasi tersebut bermarga Manurung (40), warga Indrapura beralasan, terpaksa menggelar dagangan di pinggir jalan karena bangunan Pasar Delima untuk para pedagang belum selesai dibangun seluruhnya.

    "Itu makanya saya berjualan di sini, pak,” ujarnya.

    "Kalau nggak jualan, bagaimana kami memenuhi kebutuhan sehari-hari?” ucapnya lagi ke petugas.

    Meski demikian, Manurung tetap menuruti arahan petugas Satpol PP. Meski dengan konsekuensi tidak berjualan.  "Kalau sudah dilarang, ya saya terpaksa pindah," ujarnya. (TT/int)


    TobaTimes, Batubara - Belasan rumah warga di Desa Pematang Kuing, Kecamatan Sei Suka, Batubara, luluh lantak diterjang angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

    Rusak dihantam angin puting beliung.
    Kejadian itu terjadi pada Selasa (12/12) malam, sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu, angin kencang disertai hujan deras. Hembusan angin yang kencang malam itu merusak dan meluluhlantakkan bangunan rumah warga didesa tersebut.

    Warga yang malam itu tengah tidur pulas, harus bergegas bangun menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang-barang berharga di tengah guyuran hujan dan tiupan angin kencang.

    Akibat hembusan angin puting beliung malam itu, sedikitnya 8 rumah mengalami rusak sedang, 3 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak berat.

    Personel TNI Koramil 02/Air Putih dipimpin langsung Danramil Kapten Inf J R Sinaga langsung membantu warga dan menyelamatkan barang-barang warga. Kemudian mengumpulkan puing-puing sisa bangunan.

    Kepala Desa Pematang Kuing Sagirun, kepada wartawan koran ini mengatakan, saat kejadian warga tengah tertidur, makanya mereka kaget dan langsung mengumpulkan barang-barang mereka. Ia menyebutkan, akibat kejadian itu belasan rumah warga mengalami kerusakan.

    Kebanyakan rumah mereka rusak di bagian atapnya dan satu rumah mengalami rusak parah sehingga terpaksa dievakuasi ke rumah orangtuanya.

    ‘’Kejadian ini sudah kami laporkan ke kecamatan dan Dinas Sosial berharap ada perhatian dari pemerintah," katanya.

    Informasi dihimpun, warga yang mengalami kerusakan rumah itu yakni, Bahrumsyah (39), warga Dusun IV, rusak atap rumah, Usman Arif (46), warga Dusun IV, rusak atap dapur.

    Kemudian Amirudin (62), warga Dusun IV, kerusakan seng atap rumah, Surian (40), warga Dusun IV, kerusakan rusak berat rumah rata dengan tanah, Miswati (43), warga Dusun IV, kerusakan dapur rusak. Lalu, Surianto (37), warga Dusun IV, kerusakan atap rumah, Nuriono (44), warga Dusun I, kerusakan atap teras rumah rusak, Nurhadi (45) warga Dusun I, kerusakan atap teras rumah rusak.

    Lalu, Baharudin ( 47), warga Dusun II, kerusakan atap rumah rusak, Syahril (52) warga Dusun II, kerusakan atap rumah rusak, Abdurahman (45), warga Dusun II, kerusakan atap dapur rusak, dan Junaidi (43), warga Dusun II, kerusakan teras rumah rusak. (TT/int)


Top