Blog Archive
-
▼
2008
(78)
-
▼
November
(9)
- GTT Jombang Ngadu Dewan
- PKB Jombang tak akan dukung Cak Imim
- KarSa Diprediksikan Kyai Dan Aktifis Menang
- Polisi Razia HP Porno di SMAN 3 Jombang
- PAN Patok 15 Persen Suara Legeslatif
- Dampak krisis keuangan Global, Produksi Batik Sutr...
- Takut Pungli, Pendataan Elpiji dihentikan
- Lagi, Kader Partai Hanura Luruk Kantor Partai
- Seniman Buat Draft Perda Pelestarian Budaya
-
▼
November
(9)
Contributors
KarSa Diprediksikan Kyai Dan Aktifis Menang
Jombang – Para Kyai dan aktifis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jombang telah memprediksikan Pasangan KarSa yang akan menang dalam gugatan yang dilayangkan oleh Cagub Khofifah-Mudjiono (KaJi) terhadap Cagub pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), Sebab, gugatan KaJi atas dugaan kecurangan suara di beberapa daerah itu tidak mampu mengungguli perolehan suara KarSa saat ini.
Salah satunya KH.Irfan Sholeh, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak beras Jombang ini mengatakan KarSa yang akan memenangkan dalam putusan MK. ia menilai selama ini pelaksanaan Pilgub 24 November lalu telah berjalan sesuai dengan prosedural dan tidak ada kecurangan sama sekali.
"Insya Allah kita doakan semoga KarSa yang menang," tuturnya ketika ditemui di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, Selasa (25/11) Kemarin.
Gus Irfan panggilan kesehariaannya menjelaskan, selama ini para kyai yang telah mendukung KarSa tidak pernah meminta imbalan apapun dari KarSa. "Coba dilihat para kyai yang mendukung KarSa kaya-kaya semua, mana mungkin meminta imbalan," tegasnya.
Tentang issu yang berkembang bahwa Pasangan Calon Gubernur KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) telah melakukan intimidasi kepada Cagub pasangan KaJi (Khofifah-Mudjiono) secara tegas Kyai yang akan maju menjadi Caleg dari PPP ini menampaik bahwa itu tidak benar.
Dijelaskannya, selama ini yang ia ketahui KarSa tidak pernah melakukan Intimidasi kepada siapapun terkait Pilgub putaran dua lalu. Bahkan, ia yakin ada beberapa oknum yang sengaja menyebarkan issu tersebut.
"Saya yakin dari pusat sampai ke bawah tidak ada yang melakukan intimidasi, itu tidak benar dan hanya issu saja, " katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, selama dalam menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi atas gugatan yang dilayangkan KaJi, pihaknya hanya menunggu dan tidak melakukan tindakan apa-apa. Semua telah dipasrahkan kepada keputusan MK.
"Selama dalam proses persidangan MK, kita hanya menunggu dan tidak pernah melakukan tindakan apa-apa," tuturnya.
Namun, Gus Irfan meminta apabila nanti KarSa yang memenangkan Pilgub Jatim, berharap masih mau mendengarkan nasihat para kyai dan ulama'
"Kalau KarSa menang, saya berharap kedepannya nanti tetap Sami'na wa atho'na dengan nasihat para kyai," pintannya.
Senada dengan yang dikatakan ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jombang, Musyafa', dikatakannya gugatan yang dilayangkan ke KaJi kemungkinan kecil menang. Sebab, gugatan tentang dugaan kecurangan suara yang ada dibeberapa daerah tersebut tidak mampu menambahkan perolehan suara KaJi yang signifikan.
"Seandainya MK memberikan putusan terhadap suara yang dipermasalahkan KaJi dibeberapa daerah diantaranya Madura, lalu suara itu diberikan semua ke KaJi. Maka perolehan suara Kaji tetap tertinggal jauh dengan KarSa, atas dasar itu prediksi saya KarSa yang akan menang nanti" ujarnya ditemui di Jalan Ahmad Yani, Jombang.
Dengan begitu Syafa' panggilan kesehariannya berharap agar yang kalah tetap Legowo (Menerima dengan lapang dada, red), sebab orang yang telah berani berpolitik itu bukan sembarangan dan mereka termasuk pilihan Tuhan.
"Lihat saja mereka yang kalah itu sudah disiapkan mentalnya dengan beban yang cukup berat, itukan kan sudah pilihan tuhan," pungkasnya sambil mencontohkan salah satunya Pilihan kepala Desa, yang kalah harus siap dengan beban menaggung malu di Desanya dan beban lainnya.zn
Top 5 Popular of The Week
-
Setelah sukses mengarahkan Ghajini versi Tamil di tahun 2005, sutradara A. R. Murugadoss di tahun 2008 meremake kembali film yang saat itu d...
-
Rangeomorphs © Jennifer Hoyal Cuthill Kehidupan di Bumi ada sejak sekitar 4,28 miliar tahun lalu. Namun hingga kini masih ada perd...
-
TobaTimes - Sungguh gila dan memprihatinkan. Pergaulan siswa SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin liar. Mereka tak segan-segan berbua...
-
Gopiyon sang ghoome Kanhaiya - Krishna berkelana dengan Gopis Raas rachaiyya, raha na jaye re - Dia bermain dengan mereka, tidak bisa berh...
-
TobaTimes, Kaltim - Zaman semakin meresahkan. Pergaulan remaja juga semakin gila. Antara lain terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, semaki...
-
TobaTimes - Seorang gadis remaja yanga bahenol berusia 15 tahun, dicabuli DD (30), seorang mandor sebuah perusahaan perkebunan di Desa Mend...
-
Alya Dior dikenal karena belasan fotonya yang berani tampil seksi di Majalah SISILA edisi Tebaru. Kendati sudah terbit dan beredar sejak awa...
-
TobaTimes - Dua gadis muda masing-masing berinisial W (13) dan A (15), diselamatkan dari lokalisasi Peleman di Suradadi, Kabupaten Tegal, b...
-
Tiap masakan yang dibuat seperti tidak pernah tidak menggunakan garam. Tapi, ada bahan lain yang bisa menggantikan garam dalam masakan. Jadi...
-
Revi Mariska, pesinetron Angling Darma, rupanya juga mengikuti kasus video Prilly Latuconsina. Melalui akun Twitternya, ia berkicau tentang ...
No comments: